Luar Biasa, Dua Usaha Pondok Pesantren Berdiri di pasaman dari Program Gus Men

Pasaman, SuhaNews – Satu program prioritas Kementerian Agama RI lewat Dirjen Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren digulirkan.
Demikian disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Asrul saat apel pagi, Jumat (20/10) yang dilanjutnya menyebutkan Kemandirian Pesantren sebuah program prioritas yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 749 Tahun 2021.

Asrul menjelaskan, pesantren termasuk di Pasaman perlu diberi kesempatan untuk berkembang, dan ditingkatkan mutunya melalui program kemandirian Pesantren khususnya di bidang ekonomi.

Ia katakan, dengan program ini kedepannya pesantren memiliki sumber daya ekonomi yang kuat dan berkelanjutan maka akan berdampak positif terhadap jalannay fungsi Pendidikan, dakwah, dan Pemberdayaan Masyarakat dengan optimal.

Secara gambling Asrul menerangkan, program Kemandirian Pesantren mempunyai tujuan untuk mengoptimalkan sumber daya Pesantren, serta untuk meningkatkan kesejahteraan Pesantren dan masyarakat.

Dari program ini, Asrul menyebutkan Pesantren Syekh Ibrahim Kumpulan telah dibantu dengan dana inkubasi sehingga terbangun unit usaha mikro berupa market mini bernama SIK mart yang telah dilaunching Kepala Kantor Kemenag Pasaman Yasril kemarin.

“Syekh Ibrahim Kumpulan atau SIK mart telah beroperasi usahanya dari awal bulan Oktober ini”, terang Asrul.

Satu lagi diinformasikannya adalah Pesantren Ruhama Baina Annas Rao Selatan, yang telah memiliki mesin pengolah ikan menjadi kerupuk. Dan kerupuk tersebut menjadi insert ekonomi pesantren tersbeut.

Menurut Kasi Pontren ini, program prioritas Gus Menteri Agama (Gusmen) Yaqut Cholil Qoumas ini dinilai cerdas, mewujudkan pesantren yang mandiri secara ekonomi disamping menjalankan fungsi utamanya sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Yusuf

Facebook Comments

BACA JUGA  Upacara HKN di Kemenag Pasaman; Pentingnya Kebersamaan

Google News