Siti Nurulliah, Siswa MAN 2 Bukittinggi Ikuti Seleksi Program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study

Bukittinggi SuhaNews – Jumat (13/09/24) Siti Nurulliah siswa kelas X Fase E MAN 2 Bukittinggi sedang menyiapkan diri dalam menghadapi dua tahapan seleksi program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES). Semenjak awal Agustus lalu hingga awal pekan September Nurul (panggilan akrabnya) sudah melewati 3 tahap seleksi.

Untuk tembus program pertukaran pelajar tersebut Nurul harus melewati 5 tahap rangkaian seleksi yaitu dimulai dari menyiapkan berkas, seleksi akademik, essay dan lainnya.
Program Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES) adalah sebuah program beasiswa penuh untuk siswa SMA sederajat di Indonesia yang dibiayai oleh U.S. Department of State. Program ini bertujuan untuk menjembatani pemahaman antara negara dengan populasi muslim yang signifikan dengan masyarakat Amerika Serikat. Program YES memberikan kesempatan untuk siswa yang aktif dan berprestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, untuk mengikuti program ini. Selain itu, program YES juga mendorong siswa difabel dan siswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk mendaftar.

Kepada humas Nurul menceritakan bahwa keikutsertaannya dalam program KL- YES merupakan pertama kalinya diikuti. “Alhamdulillah sudah masuk tahap tiga, insyaallah sedang mempersiapkan diri dalam seleksi wawancara dan seleksi dinamika kelompok. Pada kesempatan ini Nurul ingin mengucapkan terimakasih banyak kepada orangtua, guru dan teman – teman yang selalu mendukung. Sebagai pengalaman pertama, saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, apalagi kesempatan tidak akan datang dua kali. Untuk persiapan dalam menghadapi wawancara pastinya mental, jaga kesehatan dan banyak membaca juga,” ungkapnya.

Kepala MAN 2 Bukittinggi Amri J apresiasi atas pencapaian Siti Nurulliah. Berharap dapat tembus hingga seleksi akhir. “Alhamdulillah atas pencapaian prestasi siswa kita, dari ribuan berkas yang masuk hingga lulus sampai tahap tiga ini sudah pencapaian luar biasa. Kita selalu mendukung dan memfasilitasi semua prestasi siswa. Apalagi program KL -YES ini merupakan ajang bergengsi. Jika siswa kita sampai tahap akhir maka akan bersekolah satu tahun di Amerika Serikat. Semoga dapat terwujud dan ini juga sebagai pembuktian bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan bersuara ke tingkat Internasional, “harapnya. (Yuli/Syafrial)

BACA JUGA  Ribuan Calon Peserta Didik Baru Padati Kampus MAN 1 Kota Bukittinggi

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News