SuhaNews – Persaingan bisnis bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di Sumatera Barat tengah melaju kencang, selain berpacu menghadirkan armada baru juga menunjukan identitas masing-masing PO. Salah satunya kemewahan yang ditonjolkan oleh PO. Miyor dan Alhijrah.
Kedua perusahaan yang mulai mengaspal di jalur Sumbar – Jabodetabek pada tahun 2024 lalu, sama-sama menujukan kemewahan dalam pelayanan. Selian itu hanya dua PO. ini yang saat ini sama-sama memiliki pengemudi wanita, PO. Miyor punya Silvia Cancant dan Po. Alhijrah punya Nikita Monic.

Kehadiran keduanya mampu memikat [penumpang dan menjadi ikon dari dua perusahaan yang sama-sama memiliki armada premium tronton ini.
Jika Cancant sudah bergabung dengan PO. Miyor sejak pertama kali armada Sawahlunto pride ini melintas pada lebaran 2024 lalu, maka Nikita Monic memulai debutnya di armada Sultan Pariaman ini sejak Mei 2025 lalu.
Baca Juga :
- Masih Sopir 2, Ini Alasan Cancan Belum Punya Batangan Sendiri di Bus Miyor
- Belum Launching, Kehadiran Bus MIYOR dan Uni Cancan Sita Perhatian
Sebelum bergabung dengan PO. Miyor, Cancant sudah berpengalaman di PO. Mutia Putri Minang (MPM) dan mencatatkan diri sebagai pengemudi bus wanita pertama di lintasan Sumbar – Jabodetabek. Sebelumnya ughang Lintau ini pernah pula bertugas di PO. Laju Prima jurusan Jambi – Bandung.
Sedangkan Nikita Monic yang akrab disapa Monic, wanita murah senyum asal Wonogiri ini sudah berpengalaman di bus malam PO. Agramas dan PO. Alhijrah adalah debut perdananya di bus AKAP antar pulau.
Kondisi jalan di Sumatera khususnya Sumatera Barat menjadi tantangannya sekaligus ajang menambah pengalaman dalam karirnya sebagai pengemudi bus.

Selain itu, keduanya sama-sama berpengalaman menjadi pengemudi wanita pada buskota. Cancant pernah mengemudikan Trans Metro Pekanbaru, sedangkan Nikita Monic pernah menjadi pengemudi Trans Jakarta sebelum bergabung dengan Po. Agra Mas.
Baca ajuga :
Dalam kesehariannya, selain menjadi pengemudi bus keduanya juga aktif di media sosial membagikan berbagai postingan yang berisi kegiatan sehari-hari yang tak cuma tentang kisah di belakang kemudi. Tetapi juga tentang kedekatan dengan penumpang dan bismani.
Kehadiran mereka di loket dan terminal selalu di tunggu oleh bismania untuk minta foto bareng atau sekedar mendokumentasikan kecekatan mereka mengemudikan bus.
Selain chasis Tronton, kehadiran pengemudi wanita ini mampu menjadi menarik minat calon penumpang untuk mencoba pelayanan bus PO. Miyor dan Po. Alhijrah ini. Moentjak
Berita Terkait :
- Alhijrah dan MIYOR, Lambang Kemewahan Bus AKAP Sumatera Barat
- Sutan Class Identik dengan Body Jetbus, Ini Karoseri Pilihan Bus NPM
- 3 Unit Armada Istimewa PO. NPM, Salah Satu Karya Terakhir Karoseri Rahayu Santosa
- Produk Karoseri Rahayu Santosa Yang Pernah Manjakan Perantau Minang
- PO Bus dan Karoseri, Ibarat Pasangan ada Setia dan Mendua



Facebook Comments