Ketua Rombongan di Kloter 9 PDG, Pengabdian “Pak Guru” di Tanah Suci

Makkah, SuhaNews | Berangkat Haji di usia muda, bisa menjadi ladang ibadah bagi jemaah. Itulah yang dilakukan oleh Rinaldi yang berprofesi sebagai guru SDN 18 Limau Lunggo kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok. Ketika cuti mengajar untuk menunaikan ibadah haji, ia mengabdikan diri membantu Lansia di Kloter 9 PDG selama di tanah suci. ketua

“Urang lah pado salasai, awak nan ndak bisa bajalan ko baa, kok dak sato awak tantu dak panuah rukun haji awak.(orang sudah pada selesai, kita yang tidak bisa berjalan ini bagaimana, kalau tidak ikut tentu tidak penuh rukun haji kita)” ujar salah satu jemaah lansia beriba hati menyaksikan dan mendengar cerita para jemaah yang malam itu menyelesaikan Tawaf Ifadah, salah satu rukun ibadah haji.

00405 haji 2026 membantu lansia c
Rinaldi bersama ibunya sebelum berangkat ke tanah suci

Dengan sigap, Rinaldi yang diamanahkan menjadi Ketua Rombongan 5 Kloter 9 Padang, menghibur jemaah tersebut sembari menyatakan kesiapan akan mengantar, mendampingi dan membantunya menyelesaikan rukun haji.

Jawaban anak muda kelahiran Limau Lunggo 1 Juli 1984 membuat semangat beberapa jemaah Lansia bangkit, ia yakinkan para Lania tersebut, bahwa ia bersama jemaah lainnya siap membantu menyelesaikan rangkaian rukun haji, mulai dari Sa’i sampai Tawaf Ifadah.

Seperti yang dijanjikannya, Rinaldi yang merupakan putra dari H. Basyarudin mantan Wali Nagari Limau Lunggo ini memenuhi janjinya. Bersama jemaah lain dari kloter 9 PDG, ia menemani dan membantu jemaah lansia menyelesaikan rukun haji. Mendorong jemaah dengan kursi roda dengan jarak tempuh sekitar 400 meter antara Safa dan Marwa yang dilalui sebanyak tujuh kali, tidak melelahkan karena semua dilakukan dengan niat lillahi ta’ala.

“Diberi kesempatan berhaji dalam usia sekarang Alhamdulillah, dan berkahnya adakah dapat membantu jemaah lansia, semoga menjadi amal ibadah pula bagi saya, dan fisik ini sehat selalu agar dapat selalu membantu jemaah lain,” ujar Rinaldi saat baru menemai jemaah asal Koto Sani kecamatan X Koto Singkarak menyelesaikan tawaf di Masjidil Haram.

BACA JUGA  Tak Hanya Latih Bola, SSB Kubung Tigo Baleh Bekali Pembinaan Iman bagi Peserta Didik

Disebutkan ayah 3 putra ini, membantu jemaah lansia dan wanita ini adalah bagian dari sikap jemaah dalam menyukseskan penyelenggaran haji tahun 2026 ini yakni Haji Ramah Lansia, Perempuan dan Disabilitas.

“Alhamdulillah seluruh Ketua Rombongan dan Ketua Regu di kloter 9 PDG sudah menerapkan dan melaksanakannya,” ujar Rinaldi.

Suami dari Izatul Hasanah ini juga membagikan pengalamannya, sejak mulai manasik, persiapan hingga keberangkatan sampai melaksanakan rangkaian ibadah di tanah suci, banyak merasakan kemudahan yang didapatkan saat membantu jemaah lansia dengan kursi roda ini. Bahkan ia sendiri tak menyangka fisiknya akan sekuat itu, tanpa terasa lelah saat membantu jemaah lansia melakukan rukun haji. Baik di Armuzna maupun di Masjidil Haram.

“Mungkin itu kebesaraan Allah yang diberikan kepada saay saat membantyu jemaah lain menyelesaikan ibadahnya,” tukuk Rinaldi.

00405 haji 2026 membantu lansia a

Selain membantu jemaah menyelesaikan rukun haji, sebagai Ketua Rombongan dalam Kloter 9 PDG, sosok yang juga kerap dipanggil Pak Guru ini juga mempunyai tugas membantu PPIH mengurus jemaah seperti pengelolaan konsumsi, penyampaian informasi dan lain sebagainya. Semoga semoga semua perbuatan dan pertolongan yang diberikan pada jemaah menjadi amal ibadah yang dibalasi pahal oleh Allah SWT. Nova | Fendi

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News