Tinggalkan Mina Sejak Pagi, Jemaah Solok Raya Melempar Jumrah di Jamarat

Makkah, SuhaNews | Mematuhi himbauan Kementerian Haji dan Umrah yang melarang jemaah melontar antara pukul 10.00 – 14.00 Waktu Arab Saudi, jemaah haji Solok Raya dan kota Padang Panjang yang tergabung dalam Kloter 9 PDG berangkat sejak pukul 05.15 Waktu Arab Saudi atau setelah Subuh menuju jamarat melwwati terowongan Mina.

“Setelah kemarin kita selesaikan lontar jumrah Aqabah, hari ini kita melontar kedua, semoga semua sehat dan kuat untuk menyelesaikannya,” ujar Pembimbing Ibadah Kloter 9 PDG Ustadz Zul Apendi, SHI yang membersamai jemaah menuju Jamarat pagi ini.

Seperti yang dibahas dalam manasik, lempar jumrah bukan sekadar ritual melempar batu ke jamarat, tetapi merupakan simbol pengusiran sifat-sifat buruk dalam diri. Meneladani kisah Nabi Ibrahim AS, ini adalah peristiwa simbolik untuk melempar dan mengusir setan. Termasuk setan di sini adalah nafsu kita sendiri. mina mina mina mina mina 

Makna terdalam dari lempar jumrah adalah proses penyucian diri. Ia mengajak jemaah haji Indonesia untuk menjadikan momen ini sebagai saat mengintrospeksi diri dan melepaskan berbagai sifat buruk yang selama ini membelenggu.

Selain tentang instrospeksi, berada di lokasi banyak hikmah yang dapat diambil. Selian menguji kekuatan fisik, juga mengelola nafsu diantara hajat dan kemampuan diri. Berada diantara ribuan orang dalam satu jalur yang dilalui, juga menuntut kesabaran saat berdesak-desakan yang tak jarang juga terdorong hingga hampir jatuh, atau berdesakan-desakan diantara beragam umat manusia. Nova | Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Fadly Amran Tinjau Pacuan Kuda Bancah Laweh

Google News