Padang, SuhaNews | Sebanyak 14 Kloter Jemaah Haji tahun 2026 yang dilayani oleh Embarkasi / Debarkasi Padang telah selesai menjalankan ibadah haji dan kembali ke daerah dengan selamat. Untuk angkutan haji dari daerah ke Asrama menggunakan bus pariwisata dari berbagai perusahaan.
Dulu sebelum era Bus Pariwisata tumbuh dan berkembang di Sumatera Barat. Pada umumnya jemaah hji berangkat dari daerah menuju asrama haji Tabing Padang menggunakan bus milik Pemerintah Daerah. Bus ukuran medium tanpa AC ini dengan setia mengantar dan menjemput para jemaah. Meski ada beberapa daerah yang telah menggunakan jasa Bus Pariwisata.

Diantara 19 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, paling banyak menggunakan jasa Vircansa Tour Bus. Bus berkelir hitam dengan livery kaluak paku warna merah dan kuning membawa hampir sebagian besar jemaah haji Sumatera Barat. Diantaranya Padang Panjang, Kota Solok, Kabupaten Agam, Kabupaten 50 Kota dan Kabupaten Tanah Datar, adalah pelanggan setia yang tidak pernah berpaling dalam beberapa tahun terakhir menggunakan bus yang satu grup dengan PO. NPM ini. usaha usaha usaha usaha
Pasca pandemi Covid-19, penyelenggaraan haji sempat terhenti selama dua tahun dan kembali dibuka tahun 2022, Vircansa tengah melakukan peremajaan. Maka sebagai gantinya saat itu, armada PO. NPM yang melayani jemaah haji dari berbagai kabupaten/kota.
Kabupaten Solok Selatan yang biasanya selalu menggunakan bus milik Pemerintah Daerah, pada saat keberangkatan tahun 2026 juga memakai dua unit bus Vircansa medium. Namun saat jemaah kembali dari tanah suci dibawa menggunakan bus milik Pemerintah daerah.
Kabupaten Solok memberdayakan bus milik pengusaha lokal yang tengah berkembang, FAA Jaya Wisata yang dimiliki oleh pengusaha asal nagari Aripan kecamatan X Koto Singkarak dan memiliki pool di jalan lintas Solok – Padang nagari Salayo.
Tujuh unit armada medium dengan julukan nama-nama varietas Bareh Solok mengantarkan 196 jemaah haji Kabupaten Solok. Alunan telolet dari masing-masing armada, bersahutan memasuki asrama haji Tabing yang membuat semarak penyambutan oleh PPIH Debarkasi Padang. Saat pulang, tujuh armada medium digantikan oleh 4 armada bigbus yang dua diantaranya milik Boneh Star yang diberdayakan oleh FAA Jaya Wisata guna menemani Induak Bareh dan Sawah Solok, dua bigbus yang dimiliki FAA Jaya Wisaya.
Begitu juga dengan Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, kedua daerah bersaudara ini juga kompak memberdayakan bus milik pengusaha lokal yakni PO. Transport Express. Armada kudo gadang dari oprator yang berkantor pusat di Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman ini.
Kabupaten Pasaman yang tahun-tahun sebelumnya menggunakan Vircansa / NPM, sejak dua tahun terakhir beralih menggunakan Kamikho Holiday, armada orange yang poolnya di Gaduik Kabupaten Agam. Tahun 2025 lalu, setelah armada ini membawa jemaah dari bandara ke asrama haji, dilanjutkan dengan mengantarkan jemaah Kabupaten Pasaman ke kampung halaman. Tahun ini, selain jemaah Kabupaten Pasaman, Kamikho Holiday juga membawa jemaah kota Bukittinggi.

Jendela Wisata, operator bus pariwisata asal kota Bukittinggi juga dipercaya membawa jemaah haji dari Kota Payakumbuh.
Sultan Talawi, julukan untuk bus Miyor Group, dalam dua tahun terakhir juga dipercaya membawa jemaah haji. Selain jemaah kota Sawahlunto juga dari Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Dharmasraya. Namun untuk kepulangan jemaah tahun 2026 ini, bus Miyor medium digantikan dua unit bus pariwisata lainnya.
Sedangkan untuk kota Padang selain bus Miyor juga menggunakan armada dari Sutan Raya dan beberapa po lainnya, mungkin Pemerintah Kota punya pertimbangan tersendiri untuk hal ini.
Selain angkutan jemaah haji dari daerah, Bus Pariwisata juga dipakai oleh Embarkasi sebagai angkutan ke Bandara yang dalam hal ini dikelola oleh Garuda Indonesia selaku operayor penerbangan haji. Sedangkan untuk tahun lalu dikelola oleh Lion Air.

Tahun ini ada beberapa PO yang mengantar jemaah dari Embarkasi ke Bandara, diantaranya Nyaman Holiday, Kym Trans, Sutan 66 Trans dan Orion Holiday, Cahaya Minang Wisataserta Budi Jaya dengan jumlah total sepuluh unit. Saat penerbangan jemaah haji dilayani oleh Lion Air tahun 2025 lalu, pasukan orange Kamikho Holiday yang mendapat tugas ini. Moentjak
Berita terkait :
- Bus Shalawat Berhenti Beroperasi, Terima Kasih Telah Layani Jemaah Haji Indonesia
- Bus Shalawat Belum Beroperasi, Jemaah Haji Solok Raya Tunda Tawaf Ifadah
- Di Hari Jumat, Terminal dan Layanan Bus Shalawat Terhenti Pukul 08.00 WAS
- Naik Bus Shalawat No. 14, Jemaah Haji Solok Selesaikan Umrah Wajib
- Dendang Induak Bareh dan Sawah Solok, Bawa Jemaah Haji Kab. Solok Kembali dari Tanah Suci
- Caredek Hingga Sokan, 7 Bus FAA Jaya Wisata Antarkan Jemaah Haji Kabupaten Solok
- Siapkan 10 Bus, Debarkasi Padang Sambut Kepulangan Kloter 1 PDG
- Di Hari Jumat, Terminal dan Layanan Bus Shalawat Terhenti Pukul 08.00 WAS
- 14 Kloter Telah Berangkat, Imigrasi Segel Bus Nyaman Holiday dan KYM Trans Yang Layani Jemaah Haji
- 6 Bus Miyor Bawa Jemaah Haji Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya
- Bus Sutan Raya hinga Taman Syurga Bawa 393 Jemaah Kota Padang ke Asrama Haji Tabing
- Empat “Ninik Mamak” Antarkan 133 Jemaah Haji Kota Pariaman ke Embarkasi Padang
- Pasukan Orange Bawa 255 Jemaah Haji Kota Bukittinggi Menuju Embarkasi Padang



Facebook Comments