Solok ,SuhaNews — Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok sukses menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah (Musda) di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok, Arosuka, Kamis.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, penuh suasana kekeluargaan, serta menghasilkan sejumlah keputusan penting bagi keberlangsungan organisasi DMI di Kabupaten Solok.
Musda yang diikuti oleh Pengurus DMI Kabupaten Solok dan Pengurus DMI Kecamatan se-Kabupaten Solok tersebut secara mufakat menetapkan Dr (HC) Jon Firman Pandu, Bupati Solok, sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok Masa Khidmat 2026-2031 melalui mekanisme aklamasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Dr.H Dedi Wandra beserta Kasi Binmas kemenag Kab.Solok Buya Rinaldi, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Solok Buya Elyunus, Kabag Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Mardaus, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Solok Tengku Yulidurrahman.
Ketua DMI Kabupaten Solok Terpilih, Dr (HC) Jon Firman Pandu menerima berita acara hasil Musda di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok, Arosuka, Kamis.

Jalannya persidangan Musda dipimpin Muhammad Zaki selaku perwakilan PW DMI Sumatera Barat, Buya Fahmi Riza, Haji Almaturidi dan Buya Hafnizon sebagai pimpinan sidang.
Seluruh agenda persidangan berlangsung dengan tertib, demokratis, dan mengedepankan musyawarah untuk mufakat.
Berdasarkan hasil persidangan, seluruh peserta Musda secara bulat menyepakati dan menetapkan Dr. (Hc.) Jon Firman Pandu sebagai Ketua DMI Kabupaten Solok Masa Khidmat 2026-2031 secara aklamasi.
Selain menetapkan ketua, forum Musda juga menyepakati pembentukan Tim Formatur yang terdiri dari tujuh orang sebagai representasi berbagai unsur organisasi dan pemangku kepentingan.

Tim formatur tersebut diberikan mandat untuk menyusun struktur lengkap Kepengurusan DMI Kabupaten Solok Masa Khidmat 2026-2031.
Ketua DMI Kabupaten Solok Terpilih, Dr (HC) Jon Firman Pandu menerima berita acara hasil Musda di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok, Arosuka, Kamis.
Ketua DMI Kabupaten Solok Terpilih, Dr (HC) Jon Firman Pandu menerima berita acara hasil Musda di Guest House Rumah Dinas Bupati Solok, Arosuka, Kamis.
Tim Formatur DMI Kabupaten Solok:
Dr. (Hc.) Jon Firman Pandu – Ketua Terpilih.
Muhammad Zaki – Perwakilan PW DMI Sumatera Barat.
Buya Fahmi Riza – Unsur Pengurus DMI Kabupaten Solok Demisioner.
Buya Rinaldi (Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Solok) – Unsur Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Solok.
Buya Mardaus (Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Solok) – Unsur Perwakilan Pemerintah Kabupaten Solok.
Patriscan – Perwakilan DMI Kecamatan Gunung Talang.
Buya Hafnizon – Perwakilan DMI Kecamatan Lembah Gumanti.
Ketujuh formatur tersebut selanjutnya diberikan amanah oleh forum untuk menyusun kepengurusan DMI Kabupaten Solok yang representatif, profesional, serta mampu mengakomodasi keterwakilan berbagai unsur dan wilayah di Kabupaten Solok.
Dalam arahannya, Ketua Terpilih Dr (HC) Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Musda. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab bersama untuk semakin memajukan DMI Kabupaten Solok.
“Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus kita emban bersama. DMI harus menjadi wadah pemersatu seluruh pengurus masjid dan mushala, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, BAZNAS, organisasi kemasyarakatan Islam, serta seluruh elemen masyarakat dalam memakmurkan masjid dan memakmurkan jamaah,” ujarnya.
Sementara itu, Muhammad Zaki, mewakili PW DMI Sumatera Barat, menyampaikan apresiasi atas jalannya Musda yang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan.
Ia berharap kepengurusan yang akan disusun oleh tim formatur nantinya mampu membawa DMI Kabupaten Solok menjadi organisasi yang semakin solid, aktif, dan berkontribusi nyata dalam pembinaan serta pemberdayaan masjid di Kabupaten Solok.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian Musda, diharapkan kepengurusan DMI Kabupaten Solok Masa Khidmat 2026-2031 dapat segera terbentuk sehingga program kerja organisasi dapat langsung dijalankan untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, sosial, ekonomi umat, dan pembinaan generasi muda, sejalan dengan visi mewujudkan Kabupaten Solok yang religius,maju, dan berkeadilan. (*)
Baca Juga:



Facebook Comments