Solok, SuhaNews | Ditengah libur kenaikan kelas tahun 2026 ini, jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dari Sumatera Barat menuju berbagai kota di Sumatera dan Jawa meningkat ramai, namun jadwal keberangkatan mengelami keterlambatan karena armada harus mengantri solar, serta macet di beberapa jalur utama.
Langkanya solar di Sumatera Barat terutama di kota-jota yang menjadi titik keberangkatan bus AKAP membuat, bus harus mengantri lama untuk persiapan keberangkatan. Seperti antrian yang memgular di SPBU Air Tawar kota Padang. Selain diisi oleh bus AKAP dari berbagai PO jugam ada bus pariwisata dan angkutan barang.
Antrian panjang kendaraan besar berbagai jenis dan ukuran ini juga menyebabkan macet, karena jalan Hamka selaian salah satu jalan utama di kota Padang juga jalan utama masuk dan keluar kota Padang arah ke utara.
Kondisi serupa juga terjadi di Payakumbuh, yang juga menjadi salah satu titik keberangkatan hampir semua PO menuju Sumatera Selatan dan Jakarta. Bus yang biasanya berangkat sekitar pukul 08/00 WIB dari terminal Koto Nan Ampek menjadi molor, karena armada tersebut harus mengantri solar terlebih dahulu. Kondisi serupa juga terjadi di Painan Kabupaten Pesisir Selatan, yang juga menjadi titik keberangkatan beberapa PO bus menuju Jakarta dan Jambi. penumpang penumpang penumpang
Antrian solar terjadi pada semua SPBU yang ada di Sumatera Barat, tak jarang juga bus yang tengah dalam perjalanan penumpang ikut mengantri untuk menambah BBM sebelum melanjutkan perjalanan.
Untuk penumpang, sejak pekan terakhir bulan Juni 2026 lalu terjadi kenaikan untuk tujuan Jakarta, Bogor, Bekasi dan Bandung. Begitu juga untuk tujuan Sumatera seperti Bengkulu, Jambi dan Palembang. Hal ini terlihat dari meningkatknya aktivitas pada loket perwakilan PO bus yang ada di terminal Bareh Solok.
Sedangkan macet terjadi di kalan Solok – Padang via Sitinjau yang disebabkan buka tutup pekerjaan betonisasi jalan di Talang Kabupaten Solok serta adanya kendaraan rusak di Sitinjau Lauik yang juga membuat jalan buka tutup.
Bus-bus tujuan Jabodetabek yang biasanya masuk Terminal Bareh Solok sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB, dalam sepekan terakhir ada yang masuk hingga malam, dikarena terlambat berangkat akibat Solar yang langka. Moentjak
Berita Terkait :
- Lintas Sumatera Didera Macet, Bus AKAP Sumbar Terlambat dari Jadwal
- Ini Perusahaan Bus Yang Dipercaya jadi Angkutan Haji 2026 di Sumbar
- Dendang Induak Bareh dan Sawah Solok, Bawa Jemaah Haji Kab. Solok Kembali dari Tanah Suci
- Caredek Hingga Sokan, 7 Bus FAA Jaya Wisata Antarkan Jemaah Haji Kabupaten Solok
- Siapkan 10 Bus, Debarkasi Padang Sambut Kepulangan Kloter 1 PDG
- 6 Bus Miyor Bawa Jemaah Haji Kabupaten Sijunjung dan Dharmasraya
- Bus Sutan Raya hinga Taman Syurga Bawa 393 Jemaah Kota Padang ke Asrama Haji Tabing
- Empat “Ninik Mamak” Antarkan 133 Jemaah Haji Kota Pariaman ke Embarkasi Padang
- Pasukan Orange Bawa 255 Jemaah Haji Kota Bukittinggi Menuju Embarkasi Padang



Facebook Comments