Koto Baru, SuhaNews | Implementasi pelajaran Budaya Alam Minangkabau (BAM), MTsN 2 Solok (MTsN Koto Baru) menggelar Bararak dan Makan Bajamba disertai Pasambahan sekaligus momentum menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas IX didampingi walikelas masing-masing dibawah asuhan Eli Suarty, S.Pd selaku guru bidang Studi Budaya Alam Minangkabau, dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 2 Solok.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala MTsN 2 Solok, Erdinal, S.Ag. Dalam sambutannya mengapresiasi guru bidang studi BAM dalam memberi pengayaan materi pada siswa melalui praktek seperti ini. Tidak lupa terima kasih atas dukungan semua tenaga pendidik dan kependidikan untuk terselenggaranya acara Makan Bajamba ini.
“Melalui Makan Bajamba ini, kita lestarikan budaya dan adat istiadat Minang, Ananda selaku gerenasi penerus bangsa ini, wajib tahu budaya dan adat istiadat leluhur kita, lestarikan dan terus pertahankan tradisi yang merekat kebersamaan ini,” ujar Erdinal.
Disampaikannya, pelaksanaan Makan Bajamba sebagai bagian dari implementasi bidang studi BAM, adalah bentuk pengamalam Asta Protas Kemenag Berdampak yakni Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah dan Terintegrasi.
“Kita di MTsN 2 Solok mewujudkan pendidikan unggul dengan menjunjung prestasi akademik, ramah terhadap sesama dan lingkungan serta budaya serta terintegrasi dalam sistim dan teknologi, sebagai langkah menuju madrasah maju mendunia,” ulas Erdinal.
Erdinal berharap, pelajaran BAM yang hari ini dipraktekan menjadi bekal para siswa yang saat ini sudah remaja untuk melangkah menjadi Ninik Mamak dan Bundo Kanduang masa depan.

Usai dibuka oleh Kepala Madrasah, para siswa peserta Bararak dengan pakaian kebesaran menurut adat, mulai dari Ninik Mamak, Bundo Kanduang dengan atribut sesuai tatanan adat.
Begitu juga barisannya, selain ada yang berperan sebagai Anak Daro dan Marapulai diiringi para pengantar dari Bako, Dunsanak sampai Ipa Bisan. Makin meriah diiiringi musik tradisional yang juga dimainkan oleh para siswa.
Saat proses makan bajamba juga demikian, diawali dengan pasambahan dari Sipangka yang dijawab oleh Alek Nan Tibo. Hidangan atau Jamba juga sesuai yang dipersyaratkan dalam sebuah adat sesuai dengan jenis aleknya.
Ruang kelas dikondisikan sebagai rumah gadang yang saat alek memakai Kain Dindiang atau Tabia serta langik-langik. Dan di kelas / ruangan lainnya juga dilengkapi dengan Banta. Sehingga nuansa budaya Minang dengn ciri khas Alek di Rumah Gadang begitu Kental. makan makan makan makan makan

Dari 8 rombel kelas IX dibagi dalam dua tema, yakni Batimbang Tando dan Maanta Marapulai. Seluruh siswa mendapat peran dalam kegiatan ini, mulai dari menjadi Ampek Jinih (Pangulu, Manti, Dubalang dan Malin) Ninik Mamak dan Cadiak Pandai.
Sedangkan para siswi ada yang memerankan Bundo Kanduang, Rubiah dan sipangka yang maurus alek sampai alek pasumandan yang datang. Fendi
Berita Terkait :
- Bararak Nasi Kunik, 178 Siswa MTsN 2 Solok Ikuti Wisuda Tahfiz
- Ini Link Film “Amal Yang Terlupa” Peraih Juara 1 Sumbar, produksi Lensa 2 Creative Work MTsN 2 Solok
- Upacara di MTsN 2 Solok, Kakan Kemenag Apresiasi Siswa dan Guru Berprestasi
- Ririn & Dila, 2 Sekawan Dibalik Prestasi MTsN 2 Solok Juara Satu Lomba Film Tingkat Sumbar
- Juara 1 Film Pendek Tingkat Sumbar, Prestasi Perdana MTsN 2 Solok di 2026
- Film “Amal Yang Terlupa” karya Tim MTsN 2 SOlok Raih Juara 1 Tingkat Sumba
- Zikra, Sosok Dibalik “Rantang kecil” Yang Harumkan nama MTsN 2 Solok
- Haikal, Siswa MTsN 2 Solok Raih Medali Perak Kejuaran Taekwondo Tingkat Sumbar



Facebook Comments