Bahas Program Strategis Nasional, Bupati Rapat Bersama Jajarannya

‎‎Solok, SuhaNews – Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Rapat Kebijakan Program Strategis Nasional di Lingkup Pemerintah Kabupaten, Senin (9/3/2026) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok.

Rapat ini diikuti oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, Sekretaris Daerah Medison, S.Sos., M.Si, dan Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Baca juga: Wali Kota Pariaman Buka Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menargetkan capaian kinerja program strategis berada pada nilai di atas 90 sesuai indikator yang ditetapkan pemerintah pusat.

Medison menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terdapat 67 indikator yang memerlukan intervensi dan penganggaran khusus. Untuk memastikan pencapaian target tersebut, pemerintah daerah telah membentuk tim pengawalan yang melibatkan Inspektorat Daerah dan Barenlitbang.

‎”Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp144 miliar telah dilaporkan penggunaannya kepada DPRD. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, mitigasi bencana, serta peningkatan pelayanan publik dan pemulihan sosial ekonomi masyarakat,” ujar Sekda Medison.

Setelah memperhitungkan berbagai kewajiban belanja daerah, ruang fiskal Kabupaten Solok diperkirakan berada pada kisaran Rp70–80 miliar yang akan diprioritaskan untuk program prioritas daerah serta dukungan terhadap program strategis nasional.

‎Bupati Solok Jon Firman Pandu menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus fokus pada percepatan pelaksanaan Program Strategis Nasional yang menjadi prioritas pembangunan pemerintah.

‎” Kabupaten Solok termasuk daerah yang beruntung karena mendapatkan sejumlah program strategis nasional, salah satunya pembangunan Sekolah Rakyat yang diharapkan memberikan dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Bupati Jon Firman Pandu.

‎Program strategis nasional ini, jelas Jon Firman Pandu, harus menjadi perhatian bersama. Seluruh perangkat daerah harus bekerja maksimal, memperkuat koordinasi, serta melaporkan perkembangan program secara berkala agar target pembangunan dapat tercapai.

BACA JUGA  Bupati Solok Buka Musrenbang RPJMD Kabupaten Solok Tahun 2025–2029

‎Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat, terutama di bidang kesehatan, sanitasi, pendidikan, serta ketahanan pangan.

Selain itu, Bupati meminta seluruh kepala OPD untuk meningkatkan disiplin dan akuntabilitas kerja di lingkungan masing-masing serta memberikan teguran tegas kepada pegawai yang tidak menjalankan tugas dengan baik.

‎Bupati Jon Firman Pandu mengingatkan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran daerah, khususnya dalam kegiatan yang dinilai kurang prioritas seperti perjalanan dinas yang tidak mendesak. Menurutnya, anggaran daerah harus difokuskan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎‎Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra dalam arahannya menekankan pentingnya pencapaian target program strategis nasional melalui peningkatan kinerja perangkat daerah. Ia juga menyampaikan perlunya penerapan sistem reward dan punishment sebagai bentuk evaluasi kinerja organisasi.

‎‎Wakil Bupati juga mengusulkan agar pemerintah daerah memprioritaskan berbagai usulan masyarakat yang dinilai layak serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, fokus pembangunan daerah ke depan perlu diarahkan pada sektor infrastruktur, pertanian, dan pariwisata.

‎“Kita perlu fokus pada pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, serta mendukung sektor pertanian dan pariwisata agar pembangunan daerah dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkap Candra. Wewe

Baca juga: Wabup Ahmad Fadly Dukung Program Masjid Swadayakan Generasi Muda

Facebook Comments

Google News