Solok, SuhaNews | Pada keberangkatan, Jumat (3/4) di bus PO. Miyor nomor pintu 08 julukaan Arjuna ada yang berbeda, sang ladies driver Silvia Cancant tampil feminim dengan stelan Songket Silungkang warna biru tua.
Songket Tenun Silungkang, sebuah produk kerajinan dari nagari Silungkang yang kini masuk dalam wilayah administrasi Kota Sawahlunto, dan corak tenunan yang melegenda dari nagari yang banyak tersebut dalam sejarah ini juga menjadi livery bus PO. Miyor selaian siluet penari piring sebagai ciri khasnya.
Pada keberangkatan dengan armada berjulukan Arjuna kelas dream class (bagolek class) ini, Cancant tampak anggun dengan balutan songket dipadu jilbab warna maron, tak lama berhenti di Terminal Bareh Solok, karena busnya sudah full seat sejak star dari titik berangkat.
Meski begitu, wanita kelahiran Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar ini tetap menyempatkan diri menyapa bismania dan penumpang yang ada di terminal Bareh Solok disela kebisukannya melaporkan perjalanan di loket PO. Miyor.

Pemilik nama asli Silvia Mahlina ini juga melayani penumpang dan keluarga bus Sawahlunto pride yang ingin berfoto dengannya, senyum mengambang di wajahnya saat beberapa ibu-ibu mengambitnya mengajak berfoto.

“Melihat Cancant pakai stelan songket ini, berasa melihat ia sebagai wanita sepenuhnya, karena biasanya ia lebih sering menjadikan celana jenas sebagai stelan seragam dinasnya,” ujar Bang Ajay salah satu konten kreator yang kerap membuat ulasan perjuangan Cancant di Lintas Sumatera bersama PO. Miyor.
Ini bukan kali pertama Cancant tampil memakai pakaian yang melambangkan ciri khas Minang dalam bertugas sebagai pengemudi bus. Sebekumnya ia juga pernah memakai Tingkuluak Tanduak khas Lintau yang juga menjadi ciri khas budaya wanita Minang secara umum.
Sebagai bukti, apapun profesi sebagai wanita Minang, ibu dari tiga anak ini tetap tampil feminim sebagaimana identitas wanita Minang selain jilbab yang selalu melekat dalam bertugas. Penampailannya dengan pakaian identik Ranah Minang ini juga kerap dibagikan di media sosialnya lengkap dengan caption menjagak netizen melestarikan budaya sebagai warisan leluhur yang mesti dijaga. Moentjak
Berita Terkait :
- Miyor punya Cancant, Alhijrah ada Monic, Persaingan 2 Bus Mewah Sumbar
- Lintas Timur Macet Parah, Bus MIYOR Alihkan Rute Via Prabumulih
- Masih Sopir 2, Ini Alasan Cancan Belum Punya Batangan Sendiri di Bus Miyor
- Bus Miyor, Ringgik Ameh Gantikan Johni Walker di JB5, Duet Cancan JW Ke Morodadi Jemput Unit Baru
- Belum Launching, Kehadiran Bus MIYOR dan Uni Cancan Sita Perhatian




Facebook Comments