Tragedi Jalan Solok Padang, 2 Keluarga Meninggal Dunia Dalam Sepekan

SuhaNews | Dua keluarga menjadi korban kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia di jalan Solok – Padang dalam sepekan terakhir. Mereka terdiri dari Ayah, Ibu dan Anak yang menjadi korban di lokasi yang berbeda.

Tepat sepekan yang lalu, di hari Minggu pagi, H. Joni Efendi pemilik showroom mobil Jhon Memory di kota Solok meninggal dunia bersama Istrinya Hj. Efrialita dan anaknya Arif serta adiknya Del dalam kecelakaan beruntun di Padang Besi kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Mobil yang ditumpangi keluarga asal Saningbaka ini tergencet diantara dua truk, salah satunya truk Hino yang menabrak mengakami rem blong.

Iring-iringan mobil ambulan yang membawa keempat jenazah dari Rumah Sakit Semen Padang menuju rumah duka di Solok mengusik sanubari setiap orang yang melihatnya, merasakan apa yang dirsakan oleh keluarga H. Jhon Memory ini.

Belum sepekan pasca kejadian di Padang besi, kecelakaan kembali terjadi di Aro Talang, nagari Talang Kabupaten Solok, Satu keluarga asal Sijunjung yang mengendari sepeda motor N-Max terlibat tabrakan dengan truk tangki. Ayah dan Ibu yang merupakan pasangan muda Darma Surya Putra (26) dan istrinya Viona Anggarini (23) meninggal dunia dilokasi akibat luka parah.

Sedangkan putra mereka Keenan Alfarazki yang masih berusia 4 tahun mengalami luka serius dan patah kaki sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit, namun akhirnya menyusul kedua orangtuanya menghadap sang khalik. jalan jalan jalan jalan

Sabtu (16/5) petang, kembali terjadi kecelakaan beruntun di tanjakan Sitinjau Laluik, kecamatan Lubuk Kilangan kota Padang. Melibatkan lima kendaraan diantaranya truk box jenis Hino dan truk Isuzu Elf. Meski tak ada korban jiwa, truk Elf sampai terdorong keluar jalan oleh truk Hino Box yang diduga mengalami gangguan rem. Ini bukan kejadian pertama dilokasi tersebut.

BACA JUGA  Kunjungi Kota Solok, Danrem 032/Wirabraja Tinjau Kampung Pancasila

Ditengah padatnya jalur Sitinjau Lauik, karena jalur Lembah Anai tidak bisa dilewati kendaraan berat / roda enam keatas pasca Galodo, membuat arus lalu lintas di jalur Solok – Padang makin padat yang membuat resiko berkendara di jalur ini juga meningkat.

Kepada para sopir dan pemilik kendaraan diminta untuk lebih memperhatikan kesiapan kendaraan mereka sebelum meleati jalur Sitinjau Lauik, guna meminimalisir dapak buruk yang bisa terjadi. Moentjak

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News