Kemenag Bukittinggi Perkuat Sinergi Kewaspadaan Dini, Antisipasi AGHT Demi Stabilitas Daerah

Bukittinggi, SuhaNews — Dalam upaya mengantisipasi berbagai bentuk Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT) serta menjaga stabilitas keamanan daerah, Kantor Kemenag Kota Bukittinggi turut ambil bagian dalam Rapat Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, yang digelar di Ruang Rapat Kesbangpol Kota Bukittinggi, Selasa (19/5/2026).

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI), H. Tamrin, hadir bersama unsur Forkopimda dan lintas instansi strategis dalam rapat koordinasi tersebut sebagai bentuk penguatan sinergi menjaga kondusivitas daerah.

Rapat dipimpin oleh unsur pemerintah daerah dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Satpol PP, Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, Komandan Subdenpom 1/4-3 Bukittinggi, Kapolsek Kota Bukittinggi, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Kepala Satuan Intelijen Polres Bukittinggi, BIN Daerah (Binda) Koordinator Wilayah Bukittinggi, Perwira Seksi Intelijen Kodim 0304/Agam, serta Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai perkembangan dan kondisi terkini yang berpotensi mempengaruhi stabilitas sosial di Kota Bukittinggi. Selain itu, forum juga mengidentifikasi berbagai kemungkinan yang dapat memicu keresahan maupun gangguan ketertiban di tengah masyarakat, sehingga diperlukan langkah antisipatif secara terpadu.

H. Tamrin menyampaikan bahwa Kemenag Kota Bukittinggi mendukung penuh seluruh program kewaspadaan dini pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya menjaga ketenteraman dan keharmonisan masyarakat. “Sinergi antar instansi menjadi kunci penting dalam mendeteksi dini berbagai potensi gangguan. Kemenag siap mendukung langkah-langkah strategis pemerintah daerah guna menjaga situasi Kota Bukittinggi tetap aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.

Melalui forum Tim Kewaspadaan Dini ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin kuat dalam merespons dinamika sosial yang berkembang, sehingga setiap potensi AGHT dapat dicegah sejak dini demi terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bukittinggi. (Syafrial)

BACA JUGA  DWP Meriahkan Peringatan HAB Kemenag ke-78, Dengan Lomba Merangkai Bunga

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News