Koto Baru, SuhaNews | Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok Dr. H. Dedi Wandra, M.A membuka Rapat Koordinasi (rakor) Kepala Madrasah se Kabupaten Solok, Rabu (3/6) di aula Hubbul Wathan.
Dalam Rakor yang dihadiri kepala madrasah se Kabupaten Solok ini, H. Dedi Wandra menekankan pentingnya modernisasi manajemen dalam pengelolaan madrasah agar pendidikan keagamaan semakin terdepan. Manajemen tidak hanya dalam hal pengelolaan kegiatan belajar mengajar tetapi juga pengelolaan administrasi sampai pengelolaan keuangan.
“Digitalisasi tata kelola adalah bagian dari delapan Asta Protas Kementerian Agama yang menjadi tanggung jawab kita untuk mewujudkannya dalam semua lini kinerja dan pelayanan kepada masyarakat termasuk madrasah,” ujar H. Dedi Wandra.
Dijelaskan oleh H. Dedi Wandra, Kementerian Agama yang terus bertranformasi dalam teknologi dan digitalisasi layanan sebagai upaya meningkatkan pelayanan, termasuk dalam hal konektivitas dan hubungan kinerja lintas sektoral dengan lembaga lain, salah satunya adalah pengelolaan keuangan yang melibatkan instansi dibawah Kementerian Keuangan dan bank.
“Pemerintah tengah menggalakan transaksi non tunai yang didukung oleh berbagai peranti sampai teknologi, kita harus mengikutinya dan mengpalikasinya dalam proses pekerjaan dan pengelolaan anggaran yang ada di satuan kerja kita,” tukuk H. Dedi Wandra.
Ditambahkan oleh H. Dedi Wandra, selain digitalisasi tata kelola, jajaran Madrasah juga berkewajiban mewujudkan Asta Protas point pertama mewujudkan kerukunan dan cinta kemanusian yang dimulai dari lingkungan madrasah, kemudian penguatasan ekoteologi sebagai salah satu upaya menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesadaran cinta lingkungan.
Di akhir pengarahannya, H. Dedi Wandra menyebut setiap Kepala Madrasah perlu menerapkan manajemen talenta dalam memimpin, termasuk dalam pengelolaan tata usaha sebagai unit kerja yang mengelola administrasi dengan menempatkan tenaga-tenaga profesional dan terlatih.
“Kita harus bisa membaca dan memahami, karakter, kemampuan dan bakat setiap personil yang ada. kemudian diasah dan dilatih menuju profesional yang pada akhirnya akan membawa peningkatan kinerja pada lembaga, satu hal penting adalah memberi kesempatan pada setiap personil untuk meningkatkan kompetensi.” pungkas H. Dedi Wandra. Fendi
Berita Terkait :
- Bacakan Amanat Kepala BPIP, DEWA Irup Upacara di Kemenag Kabupaten Solok
- Apresiasi Kegiatan di Kemenag, Bupati JFP Ingin Lebih dari Sekadar Silaturrahmi
- Sembelih 6 Hewan Kurban, Ini Pesan DEWA pada ASN Kemenag Kab. Solok
- Qurban Tiga Sapi di MAN 1 Solok Plus Keterampilan, Wujud Kemenag Berdampak
- Serahkan SK Pensiun 3 ASN, DEWA Apresiasi Pengabdian Senior
- Air Mata Lepas Guru Multi Talenta MIN 1 Solok Masuki Purnabhakti
- Fadhilah, Gadis Kinari Yang Diterima di Universitas Al-Azhar Kairo
- Busfi Eriyon Terpilih jadi Ketua KPRI Syariah Kemenag Kabupaten Solok



Facebook Comments