Film Anti-Bullying MAN 2 Bukittinggi Raih Juara 2 Tingkat Sumbar

Bukittinggi, SuhaNews | Kado istimewa HUT Kemerdekaan RI ke-81 dipersembahkan keluarga besar MAN 2 Kota Bukittinggi melalui prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Tim videografi madrasah tersebut berhasil meraih Juara 2 Lomba Film Pendek Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat.

 

Mengusung tema “Madrasah Aman, Nyaman, dan Bahagia Tanpa Kekerasan dan Bullying,” film karya MAN 2 Kota Bukittinggi menyampaikan pesan tentang pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, inklusif, dan bebas dari kekerasan serta perundungan.

Karya tersebut merupakan hasil kolaborasi murid dan guru pendamping, Dhea Rahmadini dan Hendri Efendi, dengan melibatkan murid dalam penulisan naskah, pemeranan, produksi, hingga penyuntingan.

Pemeran utama, Aqsotil Wahyu Pitra, mengaku bangga atas pencapaian tersebut. “Raihan Juara 2 ini bukan sekadar tentang penghargaan, tetapi tentang suara kami yang berhasil didengar. Dari peran ini saya belajar betapa berharganya dukungan dari teman-teman dan lingkungan madrasah yang ramah,” ungkapnya.

Guru pendamping, Dhea Rahmadini, menyebut prestasi tersebut merupakan hasil kerja sama dan antusiasme para murid. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari penghargaan, tetapi juga dari keberanian murid menyampaikan pesan positif melalui karya kreatif.

Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi, Amri J, menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut. Menurutnya, film ini menjadi bukti bahwa murid madrasah mampu berprestasi sekaligus menyuarakan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Prestasi ini sekaligus menjadi kado HUT Kemerdekaan RI ke-81. “Bagi MAN 2 Kota Bukittinggi ini sebuah pesan bahwa makna kemerdekaan juga diwujudkan dengan menghadirkan ruang pendidikan yang aman, nyaman, bahagia, dan bebas dari kekerasan serta bullying,” tuturnya

Apresiasi turut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Bukittinggi, Dr. H. Irwan. Ia menilai prestasi tersebut membuktikan bahwa madrasah mampu menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas, keberanian, dan kepedulian sosial peserta didik. “Selamat dan apresiasi kepada keluarga besar MAN 2 Kota Bukittinggi, khususnya para murid, guru pendamping, serta seluruh pihak yang terlibat. Prestasi ini membanggakan karena tidak hanya menghasilkan karya yang berprestasi, tetapi juga membawa pesan edukatif yang sangat penting tentang pencegahan kekerasan dan bullying di lingkungan pendidikan,” ujar Dr. H. Irwan. film film film film

BACA JUGA  Tiga siswa MAN 2 Bukittinggi Sukseskan Tunaikan Tugas jadi Paskibra Propinsi dan Kota

Ia berharap film tersebut tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi menjadi inspirasi bagi madrasah lain untuk membangun budaya saling menghargai, saling melindungi, serta berani menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan. “Juara adalah bonus dari sebuah proses. Yang paling penting adalah keberanian anak-anak kita untuk berkarya, berkolaborasi, dan menyampaikan pesan kebaikan melalui kreativitas mereka,” pungkasnya. (Yuli/Syafrial)

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News