MAN 2 Bukittinggi Gelar Lokakarya Peningkatan Kompetensi Tenega Pendidik dan Kependidikan

Bukittinggi, SuhaNews | Dalam upaya menyambut tahun ajaran baru sekaligus meningkatkan mutu pendidikan, MAN 2 Kota Bukittinggi menggelar Lokakarya Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang berlangsung selama tiga hari, 19–21 Juni 2026, di Aula Madrasah.

 

Mengusung tema “Mengembangkan Potensi, Mengasah Keterampilan: Madrasah Bilingual Berwawasan Riset dan Ramah Anak”, kegiatan ini menjadi wadah refleksi sekaligus perencanaan strategis untuk mewujudkan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan peserta didik.

Lokakarya dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi, Amri J, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di era transformasi pendidikan saat ini.

“Madrasah hari ini dituntut untuk tidak hanya mencetak generasi yang kuat secara spiritual, tetapi juga unggul dalam sains dan teknologi. Lokakarya ini adalah momentum penting bagi para guru untuk meng-upgrade kapasitas diri,” ujarnya.

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada pemaparan laporan pertanggungjawaban serta evaluasi kinerja dari berbagai bidang, meliputi akademik, kesiswaan, humas, sarana prasarana, perpustakaan, laboratorium, hingga pelayanan tata usaha. Diskusi berlangsung dinamis dengan mengulas berbagai capaian dan tantangan yang dihadapi selama satu tahun terakhir.

 

Amri J menegaskan bahwa proses evaluasi bukanlah untuk mencari kesalahan, melainkan menemukan solusi terbaik demi kemajuan bersama. “Evaluasi ini menjadi ruang refleksi untuk melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Tujuannya adalah menghadirkan solusi yang dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah,” tegasnya.

Beberapa agenda utama yang dibahas pada hari pertama meliputi refleksi kinerja, peninjauan efektivitas metode pembelajaran, pencapaian prestasi peserta didik, optimalisasi fasilitas madrasah, hingga identifikasi hambatan yang menghambat pelaksanaan program agar dapat diperbaiki pada periode mendatang.

BACA JUGA  Kemenag Bukittinggi Terus Sosialisasikan KMA 660/2021

Memasuki hari kedua dan ketiga, fokus kegiatan beralih pada penyusunan program kerja jangka pendek dan jangka panjang. Melalui diskusi kelompok, para peserta merancang berbagai program inovatif yang relevan dengan perkembangan pendidikan modern.

Sejumlah program prioritas yang disepakati antara lain penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, peningkatan kerja sama kelembagaan, pembiasaan karakter peserta didik, penguatan budaya riset, serta pengembangan keterampilan abad ke-21.

“Kami ingin memastikan setiap program yang dirancang memiliki target yang terukur, berdampak langsung terhadap mutu lulusan, serta mampu meningkatkan eksistensi dan daya saing MAN 2 Kota Bukittinggi di masa depan,” harapnya.

Rangkaian lokakarya akan ditutup pada hari ketiga dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh warga madrasah sebagai bentuk kesungguhan dalam menyukseskan program-program yang telah disepakati. lokakarya lokakarya

Antusiasme tinggi terlihat dari seluruh peserta yang mengikuti kegiatan. Semangat kolaborasi dan inovasi yang terbangun selama lokakarya diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam proses pembelajaran maupun tata kelola administrasi, sehingga MAN 2 Kota Bukittinggi semakin maju, unggul, dan berdaya saing. (*/Syafrial)

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News