Bukittinggi, SuhaNews–Suasana haru dan khidmat menyelimuti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bukittinggi dalam gelaran acara perpisahan dan pelepasan siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, Sabtu 11 April 2026. Momen ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Kasi Pendidikan Madrasah, Aldi Heko Putra, yang turut memberikan motivasi inspiratif bagi para lulusan.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas berbagai capaian yang telah diraih siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Ia menegaskan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlakul karimah.
“Madrasah adalah benteng moral bangsa. Saya berharap para lulusan hari ini mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung kelanjutan pendidikan anak. “Menjadi sarjana bukan sekadar untuk menjadi pegawai, tetapi untuk meningkatkan kompetensi diri di tengah persaingan. Inti pendidikan bukan untuk mencari uang, melainkan sebagai bekal menghadapi perubahan zaman,” pesannya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi, Amri J, tampak haru saat memberikan sambutan perpisahan kepada para siswa. Dalam laporannya, ia menyampaikan capaian membanggakan, di mana dari total 303 siswa kelas XII, sebanyak 180 siswa telah berhasil meraih kursi di Perguruan Tinggi Negeri.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan tiga pesan penting kepada para lulusan pertama Jangan pernah berhenti belajar, karena pendidikan di madrasah hanyalah fondasi awal, kedua Jaga nama baik, dengan tetap membawa sikap santun dan disiplin di mana pun berada dan Berbakti kepada orang tua, sebagai kunci keberkahan dan kesuksesan hidup.
“Hari ini kami kembalikan putra-putri Bapak dan Ibu. Kami mohon maaf atas segala kekurangan selama mendidik. Doa kami akan selalu menyertai langkah kalian menuju masa depan,” ucapnya penuh haru.
Acara dilanjutkan dengan prosesi simbolis pengalungan medali kepada para lulusan terbaik yang disaksikan langsung oleh jajaran Kemenag dan komite madrasah. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah antara guru, wali murid, dan tamu undangan.
Perpisahan ini bukan sekadar akhir perjalanan, melainkan awal langkah baru bagi para lulusan MAN 2 Bukittinggi untuk menapaki masa depan dengan ilmu, akhlak, dan semangat perubahan. (Syafrial)
BErita terkait :
- 132 Hafiz Lahir di Bukittinggi, Syahadah Tahfiz Jadi “Tiket Emas” Menuju Masa Depan Gemilang
- 15 Program Ramadhan MAN 2 Bukittinggi Resmi Diluncurkan
- BRUS di MAN 2 Bukittinggi, KUA MKS Dorong Siswa Kenali Potensi Diri Sejak Dini
- Duta Payakumbuh dan 50 Kota Berjaya pada Lomba Voli Putri Milad 64 MAN 2 Bukittinggi
- Diresmikan Kakanwil, MAN 2 Bukittinggi Miliki Perpustakaan Digital
- Milad ke 64 PGAN MAN 2 Bukittinggi: Momentum “Rooted & Rising” Menuju Madrasah Maju dan Mendunia
- Dibuka Kakanwil, MAN 2 Bukittinggi gelar Milad PGAN ke 64 dan Algorism 3
- Haru, Upacara Bendera Terakhir Angkatan 34 MAN 2 Bukittinggi



Facebook Comments