Bukittinggi, SuhaNews | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bukittinggi turut ambil bagian dalam Pawai Alegoris yang digelar Pemerintah Kota Bukittinggi, Selasa (18/8/2026). pesan
Sebanyak 40 orang yang berasal dari lintas agama ikut dalam rombongan pawai FKUB Kota Bukittinggi. Rombongan tersebut dipimpin Ketua FKUB Kota Bukittinggi, Drs. H. Persalide, M.Pd., didampingi Sekretaris Drs. H. Gazali, serta Wakil Ketua Bilman Sitanggang dan Boston Lubis.
Mengangkat tema “Bersatu dalam Keberagaman, Harmoni untuk Bukittinggi Gemilang”, kehadiran FKUB dalam pawai menjadi simbol persaudaraan dan komitmen bersama dalam merawat kerukunan antarumat beragama di Kota Bukittinggi.
Di tengah Kota Bukittinggi yang kaya akan sejarah, budaya, dan keberagaman masyarakat, barisan pawai FKUB hadir membawa pesan bahwa perbedaan keyakinan, latar belakang, dan tradisi bukanlah penghalang untuk berjalan bersama. Sebaliknya, keberagaman menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan harmonis.
Ketua FKUB Kota Bukittinggi, Drs. H. Persalide, M.Pd., mengatakan bahwa keikutsertaan FKUB dalam Pawai Alegoris merupakan bentuk nyata komitmen seluruh umat beragama untuk menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman. “Pawai ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa umat beragama di Kota Bukittinggi mampu berjalan bersama dalam suasana persaudaraan. Kita boleh berbeda dalam keyakinan dan tradisi, tetapi kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kedamaian, persatuan, dan keutuhan masyarakat,” ujar Persalide.
Ia menambahkan, semangat kerukunan harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ditampilkan dalam momentum tertentu.“Kerukunan tidak cukup hanya kita ucapkan, tetapi harus kita praktikkan melalui sikap saling menghormati, saling menghargai, dan saling membantu. Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kita optimistis Bukittinggi dapat terus tumbuh menjadi kota yang harmonis, maju, dan bermartabat,” tambahnya. pesan [esan [pesan [esan
Nuansa budaya Minangkabau juga menjadi bagian penting dalam penampilan FKUB. Filosofi “dima bumi dipijak, di sinan langik dijunjuang” menjadi inspirasi dalam membangun kebersamaan dengan tetap menjunjung tinggi adat, budaya, dan nilai-nilai luhur kehidupan bermasyarakat.
Melalui pawai tersebut, FKUB Kota Bukittinggi menyampaikan pesan bahwa berbeda dalam keyakinan, bersatu dalam kemanusiaan; beragam dalam tradisi, satu dalam persaudaraan.
Dari jantung Kota Bukittinggi, barisan pawai FKUB membawa semangat untuk terus berjalan bersama, menjaga kerukunan, dan membangun Bukittinggi Gemilang.
Kerukunan adalah kekuatan, keberagaman adalah kekayaan, dan persatuan adalah jalan menuju Kota Bukittinggi yang damai, harmonis, maju, dan bermartabat. (Syafrial)
Berita Terkait :
- Hadiri Pisah Sambut Kakan Kemenag, FKUB Kota Bukittinggi Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kerukunan
- FKUB Bukittinggi Perkuat Sinergi Kerukunan, Tekan NPHD Hibah Tahun 2026 Bersama Kesbangpol
- FKUB Kota Bukittinggi Gelar Outbond Pengurus OSIS dan Pemuda Lintas Agama
- 3 Pengurus FKUB Kota Bukittinggi Ikuti Silatda Tokoh Agama dan Keagamaan
- Kemenag dan FKUB Bukittinggi Kunjungi Kota Jambi
- FKUB Kota Bukittinggi Terima Masukan Dari Tokoh Lintas Agama Terkait Isu Kekinian
- Sosialisasi Program SEJUK MADANI, Siswa/i MAN 2 Bukittinggi Antusias Sambut FKUB



Facebook Comments