Giatkan Wakaf ASN, DEWA Bersamai MIS Nurul Huda

Koto Baru, SuhaNews | Masih hitungan bulan memimpin Kementerian Agama di Kabupaten Solok, inovasi yang digagas Dr. H. Dedi Wandra, M.A seakan tiada habisnya. Wakaf ASN, inovasi yang baru saja dirasakan dampaknya oleh MIS Nurul Huda, Sapan yang terletak di nagari Sungai Nanam kecamatan Lembah Gumanti. wakaf

Kamis (8/10), Dedi Wandra berkunjung dan meninjau langsung pemasangan loteng ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah Swasta kebanggaan masyarakat nagari Sunagi Nanam ini.

“Triplek untuk loteng ruang kelas yang dipasang ini hari ini berasal dari wakaf ASN Kementerian Agama di Kabupaten Solok, totalnya brjumlah tujuh juta rupiah,” ujar Dedi Wandra.

Dedi menjelaskan, Wakaf ASN adalah sebuah potensi besar di Kabupaten Solok yang belum diberdayakan secara maksimal untuk membantu pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan sarana belajar di madrasah-madrasah swasta di kabupaten Solok yang jumlahnya lebih dari 60 madrasah.

“Madrasah swasta adalah lembaga pendidikan keagamaan yang dihadirkan untuk menciptakan generasi yang beriman, berilmu dan berkakhlak mulia yang saat ini secara kualitas dan prestasi tidak kalah dari madrasah negeri. Kepercayaan masyarakat menyerahkan pendidikan anak-anaknya ke madrasah juga terus tumbuh, namun kekurangan sarana dan prasarana menjadi kendala dalam kegiatan belejar mengajar. Atas dasar itulah tebersit ide untuk menggiatkan wakaf ASN ini,” jabar Dedi Wandra.

Putra Pematang Panjang Sijunjung ini menyebutkan wakaf yang dari bahasa Arab “waqafa” yang berarti menahan atau berhenti. Dalam konteks syariah, maksudnya adalah menahan pokok suatu harta agar tidak habis, dijual, diwariskan, atau dihibahkan, tetapi manfaatnya dialirkan terus-menerus untuk kebaikan di jalan Allah.

“Secara harfiah dan kata bahkan artinya kita semua tahu tentang wakaf ini, namun masih lemah dalam implementasinya. Hal inilah yang saya coba kembangkan dan ajak ASN Kementerian Agama di Kabupaten Solok untuk menjadikan waqaf sebagai amalan rutin untuk membersamai pembangunan madrasah, sehingga kebutuhan sarana dan prasarana madrasah swasta terpenuhi melalui amal yang bagi kita tidak besar namun besar manfaatnya buat anak-anak kita siswa madrasah,” tukuk Dedi Wandra.

BACA JUGA  Walikota Pariaman Genius Umar Sambangi GKR Hemas di Keraton Kilen Jogja

Dewa berharap gagasan untuk beramal dan membangun dengan pembiasaan menyisihkan rezki ASN untuk pembangunan pendidikan ini mendapat dukungan dari segenap keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Solok. Setelah MIS Nuul Huda Sapan akan dilanjutkan dengan madrasah lainnya di ranah Lima Danau ini.

Waqaf ASN untuk MIS Nurul Huda Sapan ini diserahkan dalam rapat dinas Kemenag Kabupaten Solok pada Senin (5/10) lalu yang diterima oleh Kepala MIS Nurul Huda Sapan, Radius, M.Pd yang ditindaklanjuti dengan pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong oleh walimurid dan komite madrasah.

Ikut hadir dan membersamai gotong royong di MIS Nurul Huda Sapan ini, para kepala Madrasah se kecamatan Lembah Gumanti dan kepala MIS Tabek Talang Babungo. Hendri | Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News