Hari Pertama Uji Kompetensi, Kemenag Bukittinggi Dorong Guru Pendidikan Keagamaan Semakin Profesional

Bukittinggi, SuhaNews | Semangat dan antusiasme ratusan pendidik mewarnai pelaksanaan hari pertama Uji Kompetensi Pelatihan Peningkatan Mutu Guru MDTA, TPQ, RTQ, TPA, PQ, TKQ, dan Pondok Pesantren se-Kota Bukittinggi, Selasa (3/11/2026), bertempat di Hotel Valmont Bukittinggi.

 

Uji kompetensi ini merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian pelatihan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru pendidikan keagamaan di Kota Bukittinggi.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, mengukur tingkat penguasaan materi, serta mengevaluasi kompetensi yang dimiliki dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren sebagai Penanggung jawab kegiatan, Zulfabriandi menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi menjadi bagian penting untuk mengetahui sejauh mana kemampuan dan kesiapan para guru dalam memberikan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan keagamaan harus dimulai dari peningkatan kualitas para pendidiknya. Guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa para guru pendidikan keagamaan memiliki kompetensi yang semakin baik, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional dalam melaksanakan tugas. Kita berharap pelatihan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di MDTA, TPQ, RTQ, TPA, PQ, TKQ, dan pondok pesantren,” ungkap Zulfabriandi.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan uji kompetensi sebagai momentum untuk terus belajar, berbenah, serta meningkatkan kapasitas diri.

BACA JUGA  Kakan Kemenag Bukittinggi Ikuti Kegiatan Diseminasi Strategi Nasional dan Panduan Pendidikan Antikorupsi Melalui Z00m Meeting

Pelaksanaan hari pertama berlangsung dengan penuh kesungguhan. Para peserta tampak antusias mengikuti tahapan uji kompetensi sebagai bentuk keseriusan dan komitmen dalam meningkatkan kualitas diri sebagai tenaga pendidik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir guru-guru pendidikan keagamaan yang profesional, kompeten, berdedikasi, serta memiliki integritas dalam menjalankan amanah pendidikan. Lebih dari itu, peningkatan kualitas guru diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas dan berilmu, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, serta akhlakul karimah. “Guru Berkualitas, Pendidikan Keagamaan Bermutu, Generasi Berakhlak Mulia” (Syafrial)

Berita Terkait : 

Facebook Comments

Google News