Lahir dan dibesarkan dari keluarga yang taat agama, menemuh pendidikan juga disekolah yang dalam agamanya hingga kemudian berkakir sbagai guru madrasah, menginspirasi Hermiza Akmal untuk menuliskan pengalamannya dalam buku berjudul “Sang Idola”.
Buku yang diterbitkankan bersama Media Guru ini bercerita tentang kesabaran merupakan ketabahan untuk meredam gejolak nafsu dan keteguhan jiwa untuk senantiasa mengabdi kepada Allah.

Wujud kesabaran yang indah itu adalah merehasiakan musibah yang dihadapi, tidak berkeluh kesah, optimis menghadapinya dan totalyas berserah diri kepada Allah sambil menunggu solusi dan balasan yang datang dariNya.
Dalam karya perdananya ini, Hermiza Akmal yang akrab disapa Iza menyebut, kesabaran itu dimiliki orang-orang pilihan, diantarabya ada pada orang tua.
“Tak ada yang meragukan kesabaran para ayah dan ibu,” ujar Iza saat diskusi karyanya ini dengan SuhaNews.
“Mereka rela menerobos rintangan, tantangan dan godaan dalam kehidupan mereka demi anak-anaknya,” ulas Iza.
Buku ini mengisahkan kesabaran ayah dan ibu dalam mendidik anak-anaknya sesuai dengan petunjuk Allah SWT. Hal iniyang membuat mereka menjadi figur idola yang diteladani sekeligus disegani.
Karya non fiksi ini dibagi oleh Iza kedalam beberapa judul, mulai dari Sang Idola serta Detik-detik pernikahan dua idolaka yang dilanjutkan dengan Sang Penggoda dijudul ketiga.
Iza juga bercerita tentang Masa Kecil yang bahagia dijudul keempat, serta Dakwah Buyaku sebagai salah satu kisah inspiratif yang disambung dengan Saksi Bisu kota Metropolitan.
Perjuangan menuju alam keabadian dan perjuangan hebat ummiku tersayang adalah dua kisah yang menyentuh dan menarik untuk disimak. Kedua judul itu menguatkan karya berikutnya berjudul jejak langkah hingga ditutup dengan judul Sang Idolaku Membuatku Tangguh Menjalani Hidup.
Hermiza Akmal, S.Ag adalah guru MAN 3 Padang Panjang yang juga Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Kemenag Kab. Solok pernah menempuh pendidikan di STIT Rahmah El Yunusiah Diniyah Puteri Padang Panjang.
Beberapa penghargaan juga pernah diraihnya. Baik dalam karirnya sebagai guru maupun aktvitasnya sebagai anggota Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Sumatera Barat.
Dengan pengalamannya, Iza juga mengajak anggota DWP Kemenag Kab. Solok untuk ikut menggalakan literasi sebagai salah satu bentuk pendidikan dan komunikasi dalam keluarga. Moentjak
BACA JUGA :



Facebook Comments