Gema Al-Qur’an di Bukittinggi Kota Perjuangan

Bukittinggi, SuhaNews – Sejarah baru saja terukir di Kota yang terletak pada kaki Gunung Marapi dan Singgalang. Kota Bukittinggi yang secara historis dikenal sebagai jantung pergerakan kemerdekaan, baru saja menyelesaikan tugasnya melaksanakan amanah besarnya sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat tanggal 13 s/d 18 Desember 2025.

Gelaran 2 tahunan ini mengangkat tema besar “Bukittinggi Kota Perjuangan, Kita Bumikan Al-Qur’an untuk Sumatera Barat Unggul Menuju Indonesia Maju”, perhelatan ini bukan sekadar kompetisi seni baca Al-Qur’an, melainkan sebuah manifestasi dari semangat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

​Pemilihan tema “Kota Perjuangan” bukanlah tanpa alasan. Pemerintah Kota Bukittinggi ingin menegaskan bahwa dari kota kecil ini perjuangan bangsa tidak hanya dilakukan dengan senjata di masa lalu, tetapi juga melalui penguatan karakter dan spiritualitas di masa sekarang.

Gema Al-Qur’an di Bukittinggi Kota Perjuangan

Wali Kota Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias menegaskan bahwa dengan membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, kita sedang membangun benteng pertahanan moral bagi generasi muda Sumatera Barat. “Al-Qur’an adalah kompas. Di kota yang penuh nilai sejarah perjuangan ini, kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga berakhlak mulia untuk membawa Indonesia menuju masa keemasan,” ujarnya.

Lebih lanjut Walikota atas nama Pemerintah Kota Bukittinggi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, seluruh Kafilah Kabupaten/Kota, panitia pelaksana, dan masyarakat Bukittinggi atas dukungan dan kerja kerasnya sehingga kegiatan MTQ Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat dapat berjalan dengan baik dan khidmat.

“Penyelenggaraan MTQ ke-41 ini adalah bentuk pengabdian kita. Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan generasi yang Qur’ani. Kita tidak hanya ingin sukses secara seremoni, tetapi kita ingin nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar membumi di tengah masyarakat. Melalui kalam Ilahi, kita bangun pondasi karakter yang kuat demi mewujudkan Sumatera Barat yang unggul dan Indonesia yang maju,” tuturnya

BACA JUGA  Komunitas Sijunjung Muda Berkarya Adakan Gerakan Baca Bersama

Gema Al-Qur’an di Bukittinggi Kota Perjuangan

​Kesuksesan MTQ ke-41 ini tercermin dari manajemen acara yang nyaris tanpa cela. Beberapa indikator kesuksesan yang menjadi sorotan antara lain sistem pendaftaran dan penilaian yang transparan berbasis digital memastikan kompetisi berjalan objektif dan akuntabel, ribuan anggota kafilah dari 19 Kabupaten/Kota disambut dengan pelayanan prima, mulai dari akomodasi transportasi hingga fasilitas penginapan yang representatif dan  pemanfaatan ikon-ikon kota seperti Lapangan Kantin dan masjid-masjid bersejarah sebagai lokasi lomba memberikan nuansa syahdu sekaligus memperkenalkan keindahan arsitektur Bukittinggi.

Disamping itu kegiatan MTQ ke-41 ini  juga membawa dampak ekonomi yang luar biasa bagi warga Bukittinggi. Selama sepekan penuh tamu hotel dan penginapan meningkat tajam hingga menyentuh angka 90-100%., pelaku usaha kuliner di Pasar Atas, Los Lambuang, hingga pedagang kerajinan tangan melaporkan kenaikan omzet yang signifikan berkat kehadiran para tamu dan wisatawan religi dan jasa transportasi lokal dan sewa kendaraan merasakan dampak langsung dari mobilitas kafilah yang tinggi.

Penutupan acara ditandai dengan decak kagum atas kualitas para qari dan qariah yang tampil. Dewan hakim mengakui bahwa persaingan tahun ini adalah salah satu yang terketat dalam sejarah MTQ tingkat provinsi. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan di seluruh pelosok Sumatera Barat berjalan dengan sangat baik.

​Dengan berakhirnya MTQ ke-41, Bukittinggi telah meletakkan standar baru yang tinggi bagi penyelenggaraan acara serupa di masa depan. Semangat “Membumikan Al-Qur’an” dari Bukittinggi Kota Perjuangan diharapkan terus bergulir, menjadi motor penggerak bagi Sumatera Barat untuk menjadi provinsi yang unggul, religius, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Syafrial

Baca Juga :

Facebook Comments

Google News