Transparansi Dana Pendidikan, Kota Payakumbuh Gandeng Kemendikdasmen dan Kejaksaan

Payakumbuh, SuhaNews | Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman membuka Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026, Rabu (16/9/2026) di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh.

Kegiatan pembinaan terpadu ini menghadirkan Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendikdasmen RI, Dr. Yunita Arif, Koordinator Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat Nursurya, serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Payakumbuh Ulil Azmi.

Baca juga: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sijunjung Gelar Sosialisasi Dana BOS

“Pemerintah Kota Payakumbuh terus mempertegas komitmen penegakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujar Elzadaswarman.

Langkah ini merupakan pengejawantahan langsung dari arah kebijakan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta untuk mewujudkan birokrasi daerah—khususnya pada sektor pendidikan—yang berintegritas dan bebas dari korupsi.

Sebanyak 250 pengelola anggaran pendidikan yang terdiri atas kepala sekolah, bendahara, ketua pelaksana, hingga konsultan perencana dan pengawas se-Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota turut hadir sebagai peserta.

Elzadaswarman mengapresiasi tim Itjen Kemendikdasmen dan Kejaksaan yang bersinergi memberikan pembinaan ke daerah.

“Dunia kini berubah sangat cepat dan tanpa batas berkat digitalisasi. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Betapapun hebatnya rancangan program kita, jika tidak dibarengi niat lurus untuk kepentingan rakyat dan keterbukaan, kita akan berbenturan dengan hukum. Aturan adalah tolok ukur mutlak kepatuhan,” tegas Om Zet, sapaan akrab Elzadaswarman.

Wawako juga mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan efisiensi pelaksanaan, kepatuhan pada regulasi, serta disiplin pelaporan keuangan berbasis kinerja. Semangat transparansi ini selaras dengan posisi membanggakan Kota Payakumbuh yang terpilih sebagai satu dari tiga kota percontohan daerah bebas korupsi di Indonesia.

Melalui sinergi dengan aparat penegak hukum, Pemko Payakumbuh berharap tata kelola pemerintahan dapat berjalan on the track.

BACA JUGA  Meriahnya Pawai Alegoris HUT ke 77 RI di Kota Padang Panjang

“Istilahnya cangkuak putih kawan pado-podo (terbuka dan sejalan). Jika tata kelola anggaran dilakukan dengan baik dan lurus, pembangunan akan berjalan lancar dan mutunya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Elzadaswarman.

Baca juga: Siap Terima Investasi Pendidikan, Dharmasraya Satu dari 16 Kota Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

Facebook Comments

Google News