Penyuluh Honorer Pasaman Gelar Musabaqah Tartil Quran Antar Binaan

Pasaman,Humas—Penyuluh Agama Islam (PAI) honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi PAI Kabupaten Pasaman menggelar musabaqah tartil quran antar siswa binaan Selasa (27/4).

Ketua FK PAI Deni Fadly didampingi Sekretaris Abdul Karim Rabu (28/4) mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatif penyuluh honorer Pasaman yang dilangsungkan dalam rangka menyambut peringatan nuzul quran pada bulan ramadhan tahun ini.

BACA JUGA  Kakanwil Bersilaturrahmi dengan ASN Kemenag Pasaman

Kabarnya, musabaqah tersebut dihelat diikuti sebanyak 24 peserta yang merupakan siswa binaan penyuluh di wilayahnya masing-masing.

Deni mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh penyuluh honorer yang telah bersama-sama menggelar kegiatan yang diselenggarakan satu hari di Mushalla Al Munawwarah Kantor Kementerian Agama kabupaten Pasaman kemarin.

BACA JUGA  Ungkap Kasus Kekerasan, 5 Personil Reskrim Polres Sijunjung Terima Reward

Disinggungnya, kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan dukungan dari Kepala kankemenag beserta jajaran yang dinilai positif dan bermanfaat.

Diinformasikan olehnya, para pemenang musabaqah tartil quran diberikan piala, piagam ditambah uang pembinaan. Dan kegiatan ditutup dengan tabligh akbar bersamaan pelaksanaan shalat tarawih dan witir di mushalla kantor.

BACA JUGA  Sehari, Bupati Solok Temui Masyarakat di Tiga Nagari Kecamatan Gunung Talang.

Kepala Kankemenag Dedi Wandra memberikan apresiasi dan bangga atas keaktifan serta kesungguhan sebanyak 96 PAI Non PNS telah mampu menyelenggarakan kegiatan semacam ini.

Baginya, penyuluh memiliki peranan penting dalam membimbing ummat dan mengimarahkan kegiatan-kegiatan bernuansa Islami semacam nuzul quran.

BACA JUGA  Ketua GOW Kota Sawahlunto Buka Pembekalan untuk Motivator SILO

Diingatkannya, sebagai kepanjangan tangan dari Kementerian Agama yang juga tokoh di lingkungannya masing-masing, seorang penyuluh harus memahami tugas pokok dan fungsinya, yaitu informatif, edukatif, konsultatif dan advokatif.

Dinilai Dedi Wandra, menggelar musabaqah tartil quran adalah salah satu kegiatan dakwah. Membuktikan bahwa penyuluh honorer Pasaman itu aktif menjalankan tusinya dengan adanya memiliki kelompok binaan.

Kedepan, harapan pejabat eselon tiga itu, penyuluh terus berkiprah, mensyiarkan ajaran Islam dan berperanserta mewujudkan visi misi Kemenag dan Pemerintah Daerah Pasaman menuju yang bermartabat.

reporter : Yusuf editor : Moentjak

Berita Terkait : Zakat Fitrah di Pasaman, Beras Kwalitas 1, 36 Ribu Rupiah

Facebook Comments

Google News