Solok, SuhaNews – Banjir kembali merendam sebagian nagari Koto Baru dan Salayo kecamatan Kubung Kabupaten Solok sejak Rabu (16/11) petang serta longsor melanda rumah warga di tiga titik di jorong Lubuk Selasih nagari Batang Barus kecamatan Gunung Talang.
Nopelius salah satu pegawai BPBD Kabupaten Solok yang dikonfirmasi SuhaNews menyebutkan bahwa bencana ini disebabkan cuaca ekstrim yang terjadi sepanjang hari Rabu, merata melanda kawasan Kabupaten Solok.
Di nagari Koto Baru, banjir melanda kawasan Sawah Kajai jorong Kajai hingga Sawah Pasir jorong Simpang. Derasnya air Batang Sumani terdengar bergemuruh dan meluap hingga ke persawahan disepanjang aliran sungai. Di kawasan Sawah Pasir jorong Simpang, luapannya juga mengenai beberapa rumah warga. Begitu juga di kawasan Kampung Tarandam atau sekitar lapangan bola nagari Koto Baru. Air mulai masuk rumah sejak pukul 16.30 WIB yang hingga menjelang Isya masih belum surut.
Selain di jorong Simpang, banjir juga melanda kawasan Patapang dan Lubuak Aguang jorong Lubuk Agung nagari Koto Baru. Daerah ini diapit dua aliran Sungai Batang Gawan dan Batang Lembang, sehingga ketika debit air meningkat kawasan ini juga direndam banjir.
Kawasan Badenh jorong Galanggang Tangah nagari Salayo yang merupakan pertemuan arus Batang Lembang dan Batang Sumani juga tak luput dari Banjir yang mulai meluap sejak petang.
Kepala Jorong Galanggang Tangah nagari Salayo Mora Rifando menyebutkan, sejak debit air meningkat warga yang bermukim tak jauh dari sungai sudah siaga. Disebutkannya, selain warga yang bermukim di aliran batang Lembang, masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Batang Gawan juga siaga karena debit air batang GAwan yang melintasi jorong Sawah Sudut, jorong Galanggang Tangah hingga kota Solok juga meningkatkan kewaspadaan akan luapan sungai ini.

Sementara itu di Lubuk Selasih tiga rumah mengalami rusak berat akibat longsor yang menimpa sekitar pukul 15.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Diantaranya rumah milik Ujang Ermonadi (64) yang berlokasi dekat SPBU Lubuk Selasih yang rusak berat dengan taksiran kerugian mencapai 150 juta rupiah.
Rumah milik Ifkar Santosa (60) yang berada tak jauh dari Samsat Lama di Lubuk Selasih juga mengalami kerusakan akibat longsor dengan taksiran kerugian 10 Juta. Begitu juga dengn rumah milik Syamsul Azwar (49) dekat Jembatan Timbang Lubuk Selasih juga mengalami rusak berat dengan taksiran kerugian mencapai 200 juta. Moentjak
Berita Terkait :



Facebook Comments