Cegah Covid-19, Indudur Lakukan Disinfektan dan Pengukuran Suhu Tubuh

SuhaNews – Nagari Indudur, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok patut menjadi contoh dalam pencegahan penularan covid-19. Pemerintahan nagari bukan hanya melakukan penyemprotan disinfektan, juga melakukan pengukuran suhu tubuh dan melakukan karantina para ODP.

“Penyemprotan disinfektan dilakukan pada seluruh rumah masyarakat, tempat ibadah, sekolah, warung dan kantor,” jelas Wali Nagari Indudur, Zofra Wandi.

Wali Nagari Indudur
Wali Nagari Indudur bersama tim yang akan melakukan penyemprotan disinfektan

Penyemprotan disinfektan, tambahnya, dilakukan serentak pada Sabtu (4/4). Sembilan nagari yang ada di Kecamatan IX Koto Sungai Lasi didisinfektan oleh tim covid-19, dengan memanfaatkan mobil kepolisian dan Satpol PP dan Damkar.

“Sebanyak 600 warga sudah melakukan pengukuran suhu tubuh,” ujar Zofra Wandi.

Pengukuran suhu tubuh ini dilakukan di kantor wali nagari dan dengan mengunjungi rumah warga. Ada enam petugas yang diturunkan untuk melakukan pengukuran suhu tubuh ini. Mereka yang tidak datang ke kantor wali nagari, dikunjunhgi ke rumah masing-masing.

“Tidak ada warga yang memiliki suhu tubuh di atas 37,” jelas Zofra Wandi.

Mereka, jelas Zofra Wandi, memiliki suhu tubuh normal, 35 dan 36. Artinya tidak ada yang memiliki gejala terinfeksi covid-19. Namun masyarakat tetap dminta untuk menjaga kebersihan dan menjaga jarak, sebagaimana anjuran dalam mencegah penularan covid-19 ini.

Tidak ada ODP

Lebih jauh Zofra Wandi menjelaskan bahwa Nagari Indudur tidak lagi memiliki ODP dan PDP. Sebelumnya memang ada ODP, mereka sudah menjalani masa karantina selama 14 hari. Setelah dilakukan pengawasan dan pemantauan, tidak ada gejala terinfeksi covid-19, semuanya sehat dan bugar.

Nagari Indudur mampu bertindak lebih cepat. Saat nagari lain hanya melakukan disinfektan, nagari ini melengkapinya dengan pengukuran suhu tubuh, sebagaimana dilakukan di posko-posko penanggulangan Covid-19 di daerah perbatasan.

BACA JUGA  BLT-DD Mulai Disalurkan, Data 35 Nagari di Kabupaten Solok Belum Tuntas

“Kita bisa lebih mengetahui kondisi kesehatan warga,” jelas Zofra Wandi.

Ia berharap tidak ada warganya terinfeksi covid-19 ini. Karena selain sudah melakukan sosialisasi dan imbauan, melakukan disinfektan, melakukan karantina terhadap ODP, serta melakukan pengukuran suhu, pemerintahan nagari selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap melaksanakan pola hidup sehat, agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk covid-19 ini. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

Google News