Koto Baru, SuhaNews – Kegiatan pesantren Ramadhan di MTsN 2 Solok berjalan dengan lancar dan khidmat. Diawali dengan sholat Dhuha berjamaah, tadarus, materi pesantren ramadhan oleh Nara sumber berkaitan dengan Praktek Ibadah, Ahklakul Karimah, Praktek Penyelenggaraan Zenazah serta Public Speaking lalu dilanjutkan dengan Sholat Dzuhur Berjamaah. Rabu (5/4).
Pemateri Public Speaking Ustazah Wermayuda, S.PdI. menyampaikan bahwa sebagai siswa madrasah yang mampu menjadi juru dakwah di tengah – tengah masyarakat, materi public Speaking harus dapat dikuasai dan dipahami oleh siswa siswi Madrasah, ujarnya.
Baca juga: Mulai dari Salat Subuh, Pelajar Kota Padang Tetap Antusias Mengikuti Pesantren Ramadan
Ditambahkan Wermayuda sebagai juru dakwah atau pembicara dihadapan khalayak banyak, seorang publik speking harus dapat menguasai panggung,
Sebagai juru dakwah atau pembicara di hadapan khalayak banyak, jelas Wermayuda, seorang publik speking harus dapat menguasai panggung.
Ada empat tipe peserta menghadiri seminar, yakni “Turis” dan layaknya seorang turis, prinsipnya adalah saya datang, saya lihat, kalau tidak suka saya pergi, yang kedua tipe “sandera” tipe peserta mengikuti acara/seminar karena terpaksa, tidak ada pilihan lain, bisa jadi dipaksa oleh guru dan orang tua.
Tipe yang ketiga yaitu “teroris” tujuan datang ke acara seminar mengacaukan suasana, saling sikut kawan, meledek teman, yang keempat inilah yang diharapkan oleh publik speking yaitu tipe PEMBELAJAR yaitu banyak mengambil manfaat dari seminar atau kegiatan.
Dalam kegiatan pesantren Ramadhan 1444 H, diakhiri dengan sholat Zuhur secara berjama’ah di Mushalla Al Jihad MTsN 2 Solok.
Kepala MTsN 2 Solok, H. Maidison, S.Pd menuturkan bahwa implementasi pesantren ramadhan ditengah lingkungan tempat tinggal yaitu masing-masing siswa dan siswi diwajibkan tampil di Mushalla/Masjid tempat tinggal untuk menyampaikan Ceramah singkat minimal satu kali selama Ramadhan.
“Kita sudah melampirkan izin kepada Mushalla untuk dapat memberikan izin kepada siswa madrasah untuk tampil sebelum sholat tarawih,” ujar Maidison
Ditambahkan Maidison setiap siswa juga diwajibkan Khatam membaca Al Qur’an selama Ramadhan, nantinya laporannya diserahkan kepada wali kelas masing masing, ujarnya. (Rahmat)
Baca juga: Mardison Mahyuddin “Jadikan Pesantren Ramadan Untuk Mendekatkan Diri Kepada Ajaran Allah SWT”
speaking speaking speaking speaking



Facebook Comments