Andre Rosiade : Sudahi Pencitraan Jagolah Lai Pejabat Sumbar

SuhaNews – Anggota DPR-RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade meluapkan kekesalannya sampai membuat postingan di media sosial setelah Menteri Pertanian menceritakan hasil kunjungan ke Sumatera Barat yang berisi lambannya respon dari pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menanggapi serapan anggaran.

Dua hari sebelum Menteri Pertanian berangkat ke Sumbar beliau menghubungi dan mengajak saya untuk mendampingi Beliau ke Sumbar. Tapi karena ada Tugas Kenegaraan yang harus saya Laksanakan sebagai Pimpinan Komisi VI DPR RI, saya menyampaikan Permintaan Maaf tidak bisa mendampingi Beliau ke Sumbar.

Beliau meminta saya menghubungi 7 Bupati dan Walikota untuk bertemu Beliau di Bandara BIM agar bisa berkoordinasi mengenai Rencana Cetak Sawah dan Perbaikan Kembali Lahan Pertanian akibat Bencana. Alhamdulillah Bupati dan Walikota yang saya hubungi hadir bertemu beliau di Bandara.

Setelah Kunjungan beliau ke Sumbar, beliau menghubungi saya dan menyampaikan kekecewaan terhadap Kinerja Pemerintah Daerah Sumbar yang begitu Lambat bin Lambin padahal Anggaran sudah ditransfer Ratusan Milyar.

Kejadian ini mengingatkan kembali Kejadian Bencana Lahar Dingin di 2024. Dinas Pertanian Sumbar juga melakukan Kesalahan yg sama dimana Lamban bin Lambin sehingga waktu itu saya harus menghubungi Mentan dan pak Mentan langsung menurunkan Pejabat setingkat Direktur untuk mengawal dan memastikan Bantuan Pemerintah di Eksekusi untuk memperbaiki Lahan Pertanian di Agam dan Tanah Datar.

Pertanyaannya Kenapa Wahai Pejabat Pemprov Sumbar tidak Belajar dari Pengalaman?????

JAGO LAH LAI. JAN SIBUK PENCITRAAN JUO LAI. BANTUAN PUSAT ALAH BANYAK. TAPI KALIAN LAMBEK MENGEKSEKUSI.

Kritik ambo Lakukan karena ambo sayang dengan Kampuang ambo. Bukan karena ingin jadi Gubernur apolagi ingin memojokkan Pejabat atau Partai tertentu di Sumbar

BACA JUGA  Otimalkan Kinerja Kader, TP PKK Agam Gelar Bimtek

Pemilu masih jauh kini saatnyo Bekerja Keras Membangun Sumbar

JAGOLAH LAI PEJABAT SUMBAR

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News