BAZNAS Padang Panjang Salurkan Zakat pada 159 Mustahiq di Silaing Bawah

BAZNAS Padang Panjang Salurkan Zakat pada 159 Mustahiq di Silaing Bawah
Padang Panjang, SuhaNews – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang Panjang kembali menyalurkan zakat bagi 159 Mustahiq, Selasa (26/7) di Masjid Jami’ Nurul Huda Silaing Bawah Kota Padang Panjang.

Penyaluran zakat ini dihadiri langsung oleh Walikota H. Fadly Amran Datuak Paduko Malano, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Panjang H Alizar Datuak Sindo Nan Tongga didampingi Penyelenggara Zakat Wakaf (Zawa) Basri hadiri beserta unsur Pimpinan Forkompinda, ASN dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya Walikota menyampaikan bahwa, “total Zakat yang disalurkan oleh BAZNAS Kota Padang Panjang adalah yang terbanyak di Sumatera Barat,” ujarnya.

“Bahkan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan sebagai bukti kepedulian Muzakki (pemberi zakat) kepada Mustahik (penerima zakat),” ulasnya.

Sementara itu Kakankemenag Kota Padang Panjang dalam sambutannya menyampaikan bahwa, “zakat merupakan bukti iman seseorang dan merupakan bagian dari rukun Islam,” tuturnya.

“Jika ada orang yang mampu, tapi tidak mau mengeluarkan zakat, maka dipertanyakan keislamannya,” ulasnya.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang Panjang Syamsuarni mengatakan, “sebanyak 159 orang Mustahik menerima total bantuan senilai Rp.307.550.000,- (tiga ratus tujuh juta lima ratus lima puluh ribu rupiah) untuk tahap II ini,” ujarnya.

“Harapan kita kedepankan, semoga bermanfaat untuk semua khususnya warga Kota Padang Panjang dan memperoleh berkah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” pungkasnya.

Setelah sambutan dari Walikota Padang Panjang dan Kakankemenag, dilanjutkan dengan penyerahan zakat kepada perwakilan Mustahik secara simbolis oleh Walikota Padang Panjang didampingi Kakankemenag dan pengurus BAZNAS. (Adi)

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Lebaran, 3 Posko Covid-19 Padang Panjang Tetap Siaga
loading...
Artikulli paraprakBPNB Sumbar Gelar Festival Matrilineal 2022 di Perkampungan Adat Sijunjung
Artikulli tjetër60% Warga Padang di Zona Merah Tsunami, Pemko Beri Edukasi Hadapi Bencana