Biarkan Pelajar Main Game Online, Warnet Dirazia Satpol PP Padang Panjang

online
SuhaNews — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) merazia sejumlah warung internet (warnet) dan tempat bermain Play Station (PS) di sekitar Kota Padang Panjang.
Wanet dirazia karena berdasarkan pantauan dari anggota deteksi dini Satpol PP, beberapa warnet membiarkan pelajar yang masih berseragam sekolah bermain game online di warnetnya.

“Kami telah lama memantau warnet yang ada di Padang Panjang ini. Penjaga warnet membiarkan anak-anak yang berseragam sekolah bermain di dalamnya. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami langsung menindaklanjuti kondisi seperti ini,” kata Kasi Operasional, Sazali, S.Sos kepada Kominfo, Kamis (17/6).

Tim berhasil mendapati dua pelajar tingkat SMP dan mereka langsung diamankan ke Kantor Satpol PP Damkar. Sedangkan sekitar lima pelajar melarikan diri saat tim mendatangi warnet.

Tidak hanya itu, tim juga mendapati pengunjung warnet abai terhadap protokol kesehatan. Mulai dari penjaganya, hingga pengunjung, banyak ditemukan tidak menggunakan masker.

“Kami juga memberikan penjelasan kepada pengelola warnet terkait imbauan untuk tidak membiarkan pelajar yang berseragam sekolah bermain game online. Serta memberikan imbauan agar patuh dan menjalankan adaptasi kebiasaan baru,” tuturnya. Rel

Berita terkait:

 

Facebook Comments

BACA JUGA  Ditinggal di Badan Jalan, 2 Lapak PKL Diamankan Satpol PP
loading...
Artikulli paraprakPembangunan Kampus PSDKU UNP di Sawahlunto Dimulai
Artikulli tjetërGrup C Euro 2020, Tekuk Austria 2-0, Belanda ke 16 Besar