Bupati Agam Buka Seminar Kegawatdaruratan Medik RSIA Rizki Bunda

agam
Lubuk Basung, SuhaNews – Bupati Agam diwakili Sekretaris Daerah, Drs. H. Edi Busti, M.Si membuka seminar Kegawatdaruratan Medik Empat Pelayanan Spesialis Dasar yang digelar Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Rizki Bunda Sabtu (19/02) di Lubuk Basung.

“Pengetahuan dan pelayanan kegawatdaruratan medik sangat dibutuhkan sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Agam, terutama dalam menekan angka kesakitan serta kematian ibu dan bayi.” ujar Edi Busti.

Baca juga: Tidak BAB di Pantai, Dinas Kesehatan Kota Pariaman Gelar Pelatihan PHBS

Ilmu dan informasi yang diterima peserta seminar, yang notabene diikuti dokter umum, jelas Edi Busti, dapat diimplementasikan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan medik, guna mengurangi akan kesakitan dan kematian pasien di Kabupaten Agam.

“Pada akhirnya dapat memberi manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan empat pelayanan spesialis dasar di daerah kita ini,” ujarnya.

Menurutnya seminar yang terselenggara atas inisiatif RSIA Rizki Bunda itu merupakan bukti komitmen terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Agam. Untuk itu, pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada manajemen rumah sakit swasta terkemuka di jantung Kabupaten Agam itu.

Pihaknya berharap, RSIA Rizki Bunda dapat saling bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Agam, terutama dalam upaya penurunan angka kesakitan serta angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi.

“Pada kondisi inilah diharapkan RSIA Rizki Bunda dapat mengambil peran sesuai dengan porsinya. Pemerintah daerah mengapresiasi inisiatif ini yang merupakan komitmen pembangunan kesehatan di Kabupaten Agam,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSIA Rizki Bunda, drg. Nurul Maulina Aladin mengatakan, seminar yang digelar pihaknya itu bertujuan meningkatkan analisis dokter ketika menghadapi kedaruratan medik.

BACA JUGA  Kembangkan Seni Budaya dan UMKM, Bupati Buka Koto Kaciak Expo

“Diharapkan seminar ini dapat menambah pengetahuan dokter umum saat memberikan empat pelayanan spesialis dasar kepada masyarakat,” ucapnya.

Empat pelayanan spesialis dasar kegawatdaruratan medik yang perlu diketahui dokter umum itu sambungnya, antara lain pelayanan spesialisasi anak, spesialisasi bedah, sepesialisasi penyakit dalam dan spesialisasi kebidanan.

Ditambahkan, RSIA Rizki Bunda memiliki komitmen yang tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kedepan katanya, tidak hanya pelatihan bagi dokter umum, tenaga medis lainnya juga bakal diberikan seminar peningkatan pengetahuan profesi dan layanan.

“Ini strategi dan bentuk komitmen kami sebagai lembaga yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Agam,” ujarnya. (*)

Baca juga: Pemprov Sumbar MoU 95 Miliar dengan BPJS Kesehatan Sumbagteng

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakKetua Komite Madrasah Jadi Pembina di MTsN 2 Solok
Artikulli tjetërKakan Kemenag Bukittinggi Lepas 13 Jamaah Umrah Bonita Travel