Bupati Solok Epyardi Asda: Hidup Bukan untuk Masa Lalu Tetapi untuk Masa Depan

untuk
Talang, SuhaNews – Bupati Solok, H. Epyardi Asda bersilaturrahmi dengan masyarakat Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Rabu (9/6) di Kantor KAN Nagari Talang.

Silaturrahmi Bupati Solok H. Epyardi Asda dihadiri dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kab.Solok Ivoni Munir, anggota DPRD Iskan Nofis, Yetti Aswati, Ass II Medison, Kabag Pemerintahan Syahrial, Kadis Perkim Kab.Solok Efia Vivi Fortuna, Kabag Humas Syofiar Syam, Forkopimcam, Kepala SKPD, Camat Gunung Talang, Walinagari se-Kec.Gunung Talang dan Ketua KAN Nagari Talang.

“Dengan terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Solok H. Epyardi Asda – Jon Firman Pandu, tidak ada lagi warna politik serta perbedaan di tengah masyarakat Nagari Talang, mari kita dukung program dan visi misi Pemerintah Bupati dan wakil bupati Solok “Biduang lalu kiambang batawik”.ujar Walinagari Talang: Zulfadri.

Baca juga: Wakil Bupati Richi Aprian Bersilaturahmi dengan KNPI Tanah Datar

Masyarakat Nagari Talang, jelas Zulfadri, siap mendukung program Pemerintah Daerah ‘Mambangkik Batang Tarandam’ dan menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat.

Bupati Solok Epyardi Asda mengatakan bahwa ia bersama Jon Firman Pandu siap mengemban tugas bersama masyarakat untuk memajukan kabupaten Solok menjadi yang terbaik di Prov.Sumatera Barat.

“Kita akan menjalakan visi-misi mambangkik batang tarandam untuk itu mari kita sama-sama mendukung program pemerintah untuk memajukan kampung halaman yang kita cintai ini,” ajar Bupati Epyardi Asda.

Bupati mengajak masyarakat untuk melupakan intrik-intrik pilkada atau perbedaan pendapat, mari kita bangun kabupaten Solok yang kita cintai ini seperti pepatah Minang “Biduak lalu kiambang batawik”.

“Mari kita membangun Kabupaten Solok karena hidup bukan untuk masa lalu tetapi untuk masa depan,” jelas Bupati.

Di dunia ini, tambah Epyardi Asda, tidak ada yang sempurna dan tidak ada yang tidak berguna, tidak ada istilah Superman. Superman hanya ada di film-film. Yang ada adalah supertim, bagaimana kita bersama membangkitkan dan menyonsong ketertinggalan kita, nan buto paambuih lasuang si pakak palatuih badia. Semua ada gunanya dan jangan adalagi perbedaan.

BACA JUGA  Gubernur Terpilih, Mahyeldi Bersilaturrahmi dengan PWI Bukittinggi

“Camat dan walinagari datalah lahan pertanian yang ada karena sebagian besar masyarakat Kabupaten Solok adalah petani dan pedagang,” jelas Epyardi Asda.

Masalah kelangkaan pupuk, tambah Bupati Epyardi Asda, adalah suatu musibah. Diharapkan ke depan jangan sampai didengar lagi masyarakat kekurangan pupuk atau istilahnya pupuk langka.

“Saya menjadi Bupati Solok hanya demi pengabdian, bukan cari uang, bukan karena jabatan, tetapi ingin membangun Kabupaten Solok, kampung halaman yang saya cintai ini,” tegas Epyardi Asda. (Wewe)

Baca juga: Bupati Solok Epyardi Asda: Kami Akan Evaluasi Semua ASN dan THL

 

Facebook Comments

loading...