Dalam 12 Jam,  Dua Kebakaran Terjadi di Lintau Buo, Tanah Datar

Tanah Datar, SuhaNews – Hanya dalam waktu 12 jam, dua kebakaran melanda Lintau, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (7/4/2021).  Pertama kebakaran yang melanda satu hektar area pandam kuburan milik Ampek (empat) Kaum di Batang Ajan,  Jorong Aliran Sungai,  Nagari Taluak,  Kecamatan Lintau Buo, sekitar pukul 20.30 Wib.

Sementara pada Kamis (8/4) pagi kembali terjadi kebakaran satu unit rumah semi permanen. Kebakaran diduga karena korsleting listrik. Kebakaran ini melanda rumah warga di Koto Kociak,  Nagari Pangian,  Kecamatan Lintau Buo.

“Petugas pemadam dari unit Lintau segera sampai di lokasi, dengan cepat api yang membakar area kuburan di pinggir jalan itu dapat dipadamkan,” ujar Nusyirwan, Plt Kabid Damkar Tanah Datar.

Baca juga: Kebakaran di Tanjung Alam Tanah Datar Hanguskan Bangunan 2 Lantai

Penyebab kebakaran, jelasnya,  belum diketahui,  karena saat diketahui, api sudah membesar. Sebelumnya,  pada siang hari,  para pemuda dari Ampek Kaum membersihkan pandam kuburan itu dalam rangka menyambut Ramadhan.

“Yang terbakar tersebut adalah bekas semak yang tersulut oleh api,  sehingga dengan cepat api membesar,” Nusyirwan.

lintauUntuk memadamkan api, jelasnya, petugas Damkar dari unit Lintau bersama Polsek Lintau Buo terjun ke lokasi untuk memadamkan api.

Sementara kejadian naas yang menimpa rumah milik Nurhasni (50) itu terjadi pada Kamis (8/4) sekira pukul 08.00 Wib. Petugas pemadam bersama Koramil dan Polsek Lintau Buo bersama warga berjibaku membantu korban menyelamatkan barang dan memadamkan api.

“Peristiwa itu berawal saat pemilik rumah hendak memasak nasi menggunakan magic com. Saat itu colokan yang dipakai pemilik tanpa diketahui sebabnya mengalami konslet,  hingga bagian atap rumah dilalap api,” tambah Nusyirwan.

Bagian atap yang terbuat dari kayu dilahap si jago merah hingga menimbulkan kepulan asap. Beruntung,  lokasi kejadian dekat dari posko pemadam Lintau dan lokasi perkantoran Polsek dan Koramil,  hingga mobil damkar dapat segera sampai di lokasi.

BACA JUGA  Tumpukan Pipa Fiber di PLTU Ombilin di Desa Sijantang Sawahlunto Terbakar

“Kebakaran ini nyaris meludeskan bangunan seluas 10 x 15 meter yang dihuni satu Kepala Keluarga (KK)  atau empat jiwa tersebut,” jelas Nusyirwan, Plt Kabid Damkar Tanah Datar.

Nusyirwan mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap bencana kebakaran. Apalagi sejak sepekan lebih terakhir,  kondisi cuaca di Tanah Datar panas.

“Jika membuat unggunan atau membakar sampah tolong diawasi,  jangan sampai nanti terjadi kebakaran.  Begitu juga saat memasak perhatikan colokan yang sudah rusak agar segera diganti,” jelas Nusyirwan.

Jika memasak menggunakan kompor, jelasnya, pastikan api sudah dipadamkan. Pastikan juga kondisi rumah sudah aman jika hendak ditinggalkan. (Dajim)

Baca juga: Balita 8 Bulan Jadi Korban Kebakaran Pertamini di Sungai Tarab

Facebook Comments

Google News