Dedi Wandra : Mari Sukseskan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026 di Kabupaten Solok

Koto Baru, SuhaNews | Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Dedi Wandra mengajak jajarannya menyukseskan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026 yang akan dilangsungkan pada Kamis 25 Juni 2026 bertepatan dengan 10 Muharam 1448 H. Hal tersebut disampikan dalam pertemuan dengan kepala KUA dan kepala madrasah se Kabupaten Solok, Senin (23/6) di aula Hubbul Wathan.

Pertemuan ini Kakan Kemenag Dedi Wandra dididampingi oleh Kasubbag Tata Usaha Busfi Eriyon, para Kepala Seksi dan Penyelenggara. Dalam pelaksanaan Lebaran Yatim 2026 ini, Kementerian Agama Kabupaten Solok bekerjasama dengan BAZNAS.

Dalam arahannya, Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026 merupakan prigram nasional yang diselenggarakan serentak se Indonesia pada 25 Juni 2026 nanti dan mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”. Tema ini membawa misi perubahan paradigma yang mendasar. Jika pada tahun-tahun sebelumnya anak yatim dan disabilitas cenderung hanya ditempatkan sebagai objek belas kasihan, festival tahun 2026 ini menempatkan mereka sebagai subjek utama, pemilik suara, sekaligus tuan rumah di acaranya sendiri.

“Selama ini kita mungkin mengira bahwa anak-anak yatim dan penyandang disabilitas adalah pihak yang membutuhkan bantuan kita. Padahal, melalui ketabahan, senyuman dan potensi luar biasa yang mereka miliki, merekalah yang sebenarnya memberikan inspirasi dan menerangi jalan kebaikan kita semua. Panggung festival tahun ini sepenuhnya milik mereka untuk berkarya,” terang Dedi Wandra.

Dedi Wandra menambahkan, penyelenggaraan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026 ini wujud dari Kemenag Berdampak diantaranya memperkuat kerukunan dan toleransi antar umat, layanan keagamaan berdampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat serta memaksimalkan pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Wakaf untuk kesejahteraan umat.

Menutup arahannya, Dedi Wandra berharap, jajaran Kemenag ikut menyemarakan Lebaran Yatim ini dilingkungan masing-masing yang sekaligus sebagai syiar kepada masyarakat bahwa anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Fendi

BACA JUGA  3 ASN Kemenag Kabupaten Solok Terima SK Purnabhakti

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News