Diawali Dua Kecamatan, Sapi dan Kerbau di Pesisir Selatan Diasuransikan

ker
Painan, SuhaNews – Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pesisisr Selatan, Efrianto mengatakan bahwa pola pemeliharaan hewan ternak sapi dan kerbau di Kecamatan Bayang dan IV Jurai dikelola dengan tata kelola yang lenih baik.

“Mayoritas peternak sapi dan kerbau di dua daerah ini telah maju dengan menggunakan peralatan peternakan yang modern dan tidak dengan pola ternak lepas,” ujar Efrianto, Rabu (3/2/2021) di Painan.

Peengelolaan hewan yernak yang baik, tambah Efrianto, juga terlihat dari peternak di dua kecamatan itu yang ikut  Program Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Kerbau.

“Bayang dan IV Jurai mencapai kuota sebanyak 555 ekor sapi betina yang diasuransikan sepanjang tahun 2020,” tambah Efrianto.

Salah satu persyaratan mendasar bagi pihak asuransi dalam menetapkan peserta, jelas Efrianto, adalah hewan ternak sapi tidak dalam kategori liar atau lepas artinya berada dalam perawatan yang baik.

“Dari 10.000 ekor kuota di provinsi, sekitar 7.500 ekor sudah ikut asuransi ini, dan 2254 ekor di antaranya berasal dari hewan ternak sapi betina dari Pesisir Selatan,” imbuhnya.

Efrianto menambahkan, adapun hewan sapi betina yang memenuhi syarat untuk ikut program asuransi tersebut diantaranya harus berumur satu tahun minimal, sehat dan tidak kategori ternak liar atau lepas.

“Semuanya itu akan ditentukan oleh petugas di lapangan, dan apabila memenuhi kriteria maka akan bisa ikut program asuransi,”l anjutnya.

Tata kelola yang baik oleh peternak tersebut juga di tilang oleh keterbatasan ketersediaan lahan ternak, sehingga memaksa peternak untuk melakukan perawatan intensif bagi hewan ternaknya.

Tidak hanya itu, jumlah premi yang harus dibayar oleh peternak sebesar Rp40.000 dalam satu tahun, dengan tanggungan pihak asuransi jika peternak musibah hewan ternaknya dicuri pihak asuransi akan menanggung sebesar Rp7,000,000, sakit Rp5.000.000, serta mati sekitar Rp10 ,000.000. (*/Wewe)

BACA JUGA  Gerakan Pramuka Kota Solok gelar Musyawarah Cabang

Baca juga:

 

Facebook Comments

loading...