spot_img

Dibuka Kakanwil, MAN 2 Bukittinggi gelar Milad PGAN ke 64 dan Algorism 3

Bukittinggi, SuhaNews | Senin (02/02/26) Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, MA, membuka secara resmi rangkaian kegiatan perayaan Milad PGAN MAN 2 kota Bukittinggi ke 64 tahun dan Algorism 3 tahun 2026 yang dipusatkan di Aula madrasah pada hari ini.

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai tamu undangan,Walikota Bukittinggi yang dihadiri oleh Emil Achir Staf ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kakankemenag kota Bukittinggi H. Eri Iswandi, Kasi Penmad Kemenag kota Bukittinggi Aldi Helko Putra, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Zulfabriandi, kepala madrasah se-kota Bukittinggi, Kepala KUA Kec. MKS, Lurah Puhun Tembok, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat, komite madrasah, purna ASN MAN 2 kota Bukittinggi, dan tamu lainnya.

Screenshot 20260203 063303 Facebook

Dalam sambutannya, H. Mustafa menekankan bahwa momentum milad bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajang refleksi atas capaian prestasi yang telah diraih. Ia mendorong madrasah untuk terus tingkatkan kolaborasi, sinergisitas dan koordinasi.

“Milad merupakan momen refleksi diri atas pencapaian yang telah diraih dan evaluasi terhadap program yang belum tercapai. Pada kesempatan ini kami juga apresiasi kolaborasi pemko Bukittinggi dengan Kankemenag kota Bukittinggi dalam menyukseskan berbagai program Pendidikan di madrasah. Pada kesempatan ini kami juga berpesan agar madrasah terus integrasikan ekoteologi dalam pembelajaran. Hal ini sesuai dengan program Kementerian agama saat sekarang ini. Bahwa berbagai bencana yang terjadi di negara kita tidak lepas dari kelalaian kita sebagai manusia. Kiat seringkali dalam memanfaatkan alam tanpa memperhatikan keseimbangan dan prinsip- prinsip agama.’’ Pesannya. milad milad milad

 

‘’ Selain ekoteologi saat ini untuk menjalankan pembelajaran guru harus menggunakan pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). KBC adalah pendekatan pendidikan dari Kementerian Agama RI yang mengintegrasikan nilai-nilai kasih sayang, spiritualitas, dan karakter luhur ke dalam pembelajaran di madrasah. Bukan kurikulum baru, KBC menempatkan cinta kepada Tuhan, sesama, ilmu, lingkungan, dan tanah air sebagai fondasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang humanis dan transformatif. ’’Harapnya.

BACA JUGA  6 Siswa Kota Bukittinggi Akan Mengikuti Grand Final Madrasah Fest Tingkat Nasional Tahun 2023

Screenshot 20260203 155820 Instagram

Kakanwil juga menyampaikan apresiasi kepada kepala madrasah yang telah mengirim siswanya mengikuti bebragai cabang lomba pada Algorism 3 tahun 2026. Perlombaan di MAN 2 kota Bukittinggi merupakan ajang silaturahmi sesama madrasah dan sekolah dari dinas Pendidikan. Silaturahmi merupakan slaah satu cara agar berumur Panjang, sebagaimana harapan kita semua agar MAN 2 kota Bukittinggi suskes dan berumur Panjang.

Setelah acara pembukaan Kakanwil didampingi oleh Kakankemenag kota Bukittinggi, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah dan tamu undangan lainnya lakukan peninjauan bebragai fasilitas di MAN 2 kota Bukittinggi dan stan pameran karya keterampilan siswa.

Perayaan Milad tahun ini mengusung tema “Rooted & Rising: Cultivating the Earth through Arts, Sport, and Academics”. Adapun maksud dari tema ini adalah mengajak setiap siswa untuk memperkuat karakter dan meraih prestasi , lalu menggunakan seluruh potensi kecerdasan, fisik, dan kreativitasnya untuk menjaga dan memajukan dunia. Melalui tema ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh peserta untuk terus berkarya demi kemajuan Pendidikan. (Yuli/Syafrial)

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News