Diskominfo Sijunjung Gelar Sosialisasi Nagari Statistik

sijunjung
Sijunjung, SuhaNews – Dinas Komunikasi dan Informatika bersama Badan Pusat Statistik Sijunjung menggelar sosialisasi Nagari Statistik bagi nagari se-Kabupaten Sijunjung, Rabu (27/7/22) di ruang terbuka Bukit Malaikat Nagari Kamang, Kecamatan Kamang Baru.

“Kegiatan ini digelar dalam rangka mengimplementasikan Nagari Statistik menuju pencanangan Kabupaten Statistik di Ranah Lansek Manih,” ujar  Asisten I Setdakab, Aprizal.

Baca juga: Nagari Statistik: Lima Nagari di Kabupaten Sijunjung Lakukan Study Tiru

Sosialisasi ini dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Kominfo, David Rinaldo, Kepala Badan Pusat Statistik Sijunjung, Riqadli serta  Wali Nagari Sungai Duo Dharmasraya, Ali Amran sebagai Narasumber. 

Plt. Kepala Dinas Kominfo, David Rinaldo mengatakan bahwa dasar pelaksanaan sosialisasi ini adalah Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang satu data Indonesia dan Peraturan Bupati Sijunjung Nomor 38 Tahun 2021 tentang penyelenggara satu data Indonesia tingkat daerah.

“Mudahan-mudahan dengan adanya sosialisasi satu data Indonesai (Statistik) ini tercipta kesepahaman nagari, kecamatan dan perangkat daerah, sehingga dapat diimplementasikan nagari statistik menuju pencanangan kabupaten statistik,” ujarnya.

“Wali Nagari Sungai Duo, Dharmasraya telah sukses membentuk nagari statistik percontohan pertama di Indonesia,” jelas David Rinaldo. 

Saat ini, tambah David Rinaldo, di Kabupaten Sijjunjung sudah dibentuk 5 Nagari Statistik yakni Nagari Koto Baru, Nagari Koto Tuo, Nagari Palaluar, Nagari Sijunjung dan Nagari Tanjung Gadang.

“Diharapkan dengan adanya sosialisasi nagari statistik ini dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah kedepan,” ujar Asisten I Setdakab, Aprizal. 

Ia mengajak wali nagari berkomitmen dan tertekad untuk menjadikan satu data Indonesia khususnya di daerah.

“Wali nagari dan operator harus berperan aktif dan bersinergi dengan BPS dan Dinas Kominfo terkait pengelolaan nagari statistik. Sehingga pada tahun 2023 mendatang kita bisa mencanangkan Kabupaten Sijunjung sebagai Kabupaten Statistik,” jelasnya.

BACA JUGA  Diterima di Universitas Cairo, Muhammad Ihsan terima Bantuan dari KBKS Jaya

Sementara Kepala BPS Sijunjung, Riqadli menjelaskan bahwa keberhasilan dalam mengelola dan mengembangkan kualitas data, akan mampu memperbaiki segala segi pembangunan dan mempercepat terwujudnya masyarakat yang sejahtera.

“Masalah data adalah masalah yang urgen. Apabila data di nagari salah, akan berdampak besar dalam menempatkan program dan kegiatan oleh pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat,” ungkapnya.

“Nagari Statistik adalah bentuk implementasi dari apa yang disebut dukungan data statistik yang akurat, terintegrasi, cepat, dan mudah diakses,” tambah Riqadli. 

Dengan adanya Data yang valid, urai Riqadli, diyakini akan menjadi pedoman untuk menentukan sasaran program, kegiatan maupun pembangunan yang dilaksanakan. (Dicko/Wewe)

Baca juga: Nagari Anduriang, Padang Pariaman Diusulkan Jadi Nagari Statistik

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakAudy Targetkan Sumbar Raih Tiga Besar di MTQ Nasional XXIX Kalsel
Artikulli tjetërBupati Agam Motivasi Mahasiswa UIN Sjech M Djamil Djambek