Dulu Cadangan, Lebaran ini PO. TAM Berangkat Hingga 7 Unit

Solok, SuhaNews | Pada lebaran tahun lalu, beberapa armada TAM Pariwisata yang dipakai oleh rombongan Pulang Basamo berbagai organisasi menjadi cadangan menunggu adanya penumpang tujuan Jakarta yang tak kebagian tiket di terminal Bareh Solok dan beberapa kota lain di Sumbar.

Beberapa armada mulai dari yang Jetbus3 sampai armada anyar kala itu dengn mesin depannya berbaris bersama beberapa bus pariwisata lainnya di jalur selatan Terminal Bareh Solok untuk menunggu giliran mendapat penumpang menuju Jakarta.

Namun berbeda pada lebaran tahun 2026 ini, pada H+7 Idul Fitri 1447 ini, Po. TAM yang melekat dengan julukan kardus balap ini memberangkatkan tujuh armada menuju Jakarta, lima diantaranya armada bantuan dari divisi Pariwisata.

“Hari ini ada tujuh keberangkatan, dua armada reguler dan lima pariwisata,” ujar Alex, agen TAM perwakilan Sumani kepada SuhaNews, Jumat (27/3).

Dijelaskan Alex, untuk armada tambahan ini PO TAM menurunkan unit pariwisata dengan kelas yang berbeda, mulai dari seat 2-2 Toilet dan Non Toilet. Untuk tarif menyesuaikan dengan fasilitas yang tersedia pada unit bus tambahan ini. Sedangkan tiket untuk unit reguler baik kelas Pewe maupun kelas President telah terjual jauh sebelum hari raya kemarin.

Alex mengatakan, meski berstatus armada tambahan, pelayanan yang diberikan oleh crew bus dipastikan sama dengan bus reguler termasuk rumah makan tempat singgah dan titik turun nantinya.

02803 bus tam b

Saat ini PO. TAM mengoperasikan sepuluh unit armada reguler di rute Sumbar – Jakarta menggunakan bus Mercedes Benz OH1626 yang memakai body dari karoseri Tentrem dan karoseri Adiputro, dengan nomor dinding memakai kode K. Sedangkan unit tambahan selama lebaran ini diambild ari divisi Pariwisata yang memakai nomor dinding seri T.

BACA JUGA  Tarif Tiket Normal, Bus AKAP Sumbar Tujuan Jakarta Masih Ramai

Untuk wilayah Sumani, Singkarak dan sekitar, tiket PO. TAM dapat dipesan melalui Alexandra atau Alex, loket PO. TAM depan BALITBU Sumani atau bisa menghubungi WA. +62 813-8848-7059 Moentjak

Berita Terkait : 

Facebook Comments

Google News