Evaluasi New Normal, Bupati Solok: Inspektorat Awasi Anggaran Covid-19

206
new normal
Bupati Solok minta agar anggaran Covid-19 diawasi
Arosuka, SuhaNews – Pemkab Solok lakukan evaluasi terhadap pelaksanaan fase New Normal Rabu (1/7/2020) di Ruang Solok Nan Indah, Arosuka.
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Bupati Solok H. Gusmal, SE. MM, Sekda H. Aswirman, SE. MM, Asisten Koor Pemerintahan Edisar, SH. M.Hum, Asisten Koor Ekbangkesra Medison, S.Sos. M.Si, Asisten Koor Administrasi Sony Sondra, SE. M.Si., Kepala SKPD dan para Camat.

“Pada era new normal kemungkinan penyebraan covid-19 tetap ada,” ujar  Bupati Solok, Gusmal.

Pada masa new normal ini, jelas Gusmal, monitoring dan edukasi terhadap masyarakat harus tetap dilakukan secara berkala agar pelaksanaan new normal berjalan lancar.

“Kembali aktifkan tim monev penanggulangan covid-19,” pinta Bupati Gusmal.

Lakukanlah  monitoring secara rutin dan berkala serta evaluasi pelaksanaan new normal di tengah-tengah masyarakat.

“Kepala SKPD, camat dan wali nagari yang tergabung dalam tim gugus tugas agar tegas dalam mengawasi kedatangan orang dari luar ke dalam daerah kita,” tambah Gusmal.

Jangan sampai karena kelengahan, ingat Bupati, ada penambahan kasus positif. Karena itu mari dibangkitkan kembali semangat dalam menanggulangi penyebaran covid-19, karena kita masih berada dalam masa krisis covid-19.

new normal
Peserta rapat evaluasi pelaksanaan new normal

“Pembiayaan covid, sudah ada aturan dan undang-undangnya, karena itu setiap pengajuan dan permintaan rencana kebutuhan biaya (RKB) harus jelas dan terencana dengan baik,” pinta Gusmal.

Inspektorat, jelas Gusmal, agar teliti dan ketat dalam mengawasi anggaran covid-19, serta mereview dengan baik segala RKB yang diusulkan. Jangan ada kekeliruan dalam pengelolaan uang covid-19.

“Camat dan wali nagari harus mengawasi penyaluran bantuan covid di masing-masing nagari, sehingga bantuan yang diserahkan sesuai dan tepat sasaran,” jelas Gusmal.

Bupati berharap tidak ada kesalahan dalam penyaluran bantuan. Jika terjadi kendala, laporkan segala hambatan yang ada di lapangan agar dapat segera dicarikan solusinya.

Sementara kepala dinas tergabung dalam tim gugus tugas dan penanggulangan covid-19 melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam menanggulangi covid-19.

Laporan terkait dengan penyaluran bantuan, kendala yang dihadapi dalam penyaluran bantuan, pengusulan RKB oleh SKPD, dana dan anggaran yang tersedia, serta berbagai usaha yang dilakukan oleh pmerintah daerah dalam menanggulangi penyebaran covid-19. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...