Fakir Miskin dan Anak Yatim Terima Santunan di Masjid Ihsan Kajai

Koto Baru, SuhaNews | Sebanyak 15 orang fakir miskin yang terdiri dan janda dan duda lansia serta 12 orang anak yatim menerima santunan dari pengurus Masjid Ihsan jorong Kajai nagari Koto Baru, Senin (6/8) malam ba’da Isya.

Pengurus masjid Ihsan jorong Kaji, H. Tarmizi mengatakan santunan ini rutin diberikan tiap pekan kepada jemaah yang aktif mengikuti kegiatan di masjid. Selain santunan, fakir miskin dan anak yatim juga diberikan pembinaan keagamaan melalui wirid rutin setelah Magib menjelang Isya. Sedangkan untuk anak yatim selian wirid juga diberikan pemantapan praktek ibadah oleh Penyuluh Agama Islam kecamatan Kubung.

“Program rutin dari penguru dan jemaah Masjid Ihsan ini didukung dan didampingi oleh Penyuluh Agama Islam dari kecamatan Kubung, buya H. Hadi Sulman, terutama untuk pemantapan praktek ibadah bagi anak yatim,” ujar H. Tarmizi.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) kecamatan Kubung  H. Hadi Sulman, S.Ag, pemberian santunan ini bentuk dari implementasi Asta Protas Kemenag Berdampak yakni meningkatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan, layanan keagamaan berdampak dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Ini selaras dengan pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar, bahwa fungsi masjid perlu terus diperluas agar memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sosial, kemanusiaan, hingga pembangunan bangsa. Bukan umat yang memberdayakkeaan masjid tapi masjid yang memberdayakan umat,” sebut H. Hadi Sulman mengutip pernyataan Menteri Agama.

Disampaikan juga, dirinya bersama KUA dan Penyuluh Agama di Kecamatan Kubung telah menyampaikan kepada pengurus Masjid Ihsan tentang program Densus Madani, satu dari tiga inovasi Kakan Kemenag Kabupaten Solok dalam rangka pemberdayaan ekonomi umat melalui infak sadakah sekaligus mewujudkan layanan keagaamn berdampak dari masjid.

BACA JUGA  Cek Disini, Kemenag Umumkan Masjid dan Musala Penerima Bantuan 2025

“Insya Allah pengurus menyanggupi dan siap mendukung program Densus Madani di Masjid Ihsan jorong Kajai nagari Koto Baru,” tutup H. Hadi Sulman. Fendi

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News