Koto Baru, SuhaNews | Sosialisasi program GADIS BASOLEK, satu dari tiga inovasi yang digagas Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok Dr. H. Dedi Wandra, MA, telah selesai dilakukan di seluruh madrasah negeri, dan terakhir di MIN 3 Solok di Jembatan Besi Alahan Panjang kecamatan Lembah Gumanti, Senin (3/8) kemarin.
“Alhamdulillah, sosialisasi telah selesai kita lakukan, terakhir di MIN 3 kemarin, kini saatnya kita beraksi dan kami berharap program ini mendapat dukungan seluruh warga madrasah, sebagaimana dalam sosialisasi kita juga mengundang orangtua dan walimurid untuk mendukung program yang diikuti oleh para siswa ini,” ujar Kakan Kemenag Dedi Wandra, Selasa (4/8) pagi.
“Launching telah kita lakukan pada akhir Juli lalu, dan dibulan Kemerdekaan ini, mari jadikan semangat Kemerdekaan Indonesia untuk memulai menjalankan program Insan Kamil, Gadis Basolek dan Densus Madani dan sasarannya adalah membantu masyarakat kita di Kabupaten Solok lewat program infak dan sadakah minimal seribu rupiah per haru,” ajak Dedi Wandra.
Dijabarkannya, Kementerian Agama bersama BAZNAS Kabupaten Solok telah selesai melakukan sosialisasi ke seluruh madrasah negeri, yang juga diikuti oleh madrasah swasta dan unit Kerja Kemenag terdekat dengan madrasah penyelenggara. Diharapkan seluruh jajaran Kemenag di Kabupaten Solok menjadi leader dan motivator Insan Kamil, Gadis Basolek dan Densus Madani ini.
“Kita sudah hitung dengan pengurus BAZNAS, jika semua jajaran Kemenag dari kantor hingga madrasah ikut serta menyukseskan program ini, terkumpul lebih dari dua milyar rupiah setahun, yang oleh BAZNAS nantinya akan disalurkan kepada mustahik dan duafa yang membutuhkan, termasuk para pelajar yang hendak melanjutkan pendidikan hingga kuliah maupun sedang kuliah. Untuk itu besar harapan kami, kita semua menjadi motivator program ini, baik di kantor, madrasah maupun ditengah masyarakat nantinya,” ulas Dedi Wandra.
Dedi Wandra menjelaskan, selian pendistribusian oleh BAZNAS, UPZ di setiap satker juga berhak mengusulkan penyaluran dari dana infak dan sadakah ini, termasuk untuk bedah rumah yang akan dicover oleh program ini bila sudah berjalan maksimal nantinya.
“Kunci sukses program ini ada pada UPZ madrasah bersama segenap tenaga pendidik dan kependidikan, dengan Bismillah dan niat baik kita mulai untuk Kabupaten Solok yang lebih baik dari sisi peduli dan amal ibadah serta membantu sesama dalam ekonomi,” pungkas Dedi Wandra.
Sosialisasi di MIN 3 Solok ini dihadiri oleh pengurus BAZNAS Kabupaten Solok H. Elyunus dan Anggota DPRD Kabupaten Solok, Novi Amanda, Pemerintah Nagari dan Walimurid. Fendi
Berita Terkait :
- DEWA : Eksekusi 3 Inovasi dengan Semangat HUT ke 81 R.I
- Naisa dan Najimi, 2 Pandeka Putri Lembah Gumanti Tampil Memukau saat Launching Gadis Basolek
- Kemenag Launching 3 Inovasi di Bumi Lembah Gumanti
- Kenalkan GADIS BASOLEK, DEWA Ajak Siswa MAN 1 Solok Peduli Sejak Dini
- Walimurid MIN 1 Solok Ikuti Sosialisasi Tatib dan Gadis Basolek
- Gadis Bersolek, Inovasi DEWA Untuk Pembentukan Karakter Siswa Madrasah
- Gadis Bersolek Disambut Antusias Keluarga Besar MTsN 3 Solok
- Ini Pesan Kakanwil Mustafa pada ASN Kemenag Kabupaten Solok
- “Insan Kamil dan Sar’i” 1 dari 3 Inovasi DEWA di Kabupaten Solok



Facebook Comments