Payakumbuh, SuhaNews | Mutasi kembali bergulir di Pemko Payakumbuh, Wali Kota Zulmaeta melantik dan mengambil sumpah jabatan 17 aparatur sipil negara (ASN) yang ditempatkan pada sejumlah jabatan di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan pemerintahan, dan pelayanan kemasyarakatan di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, Senin (3/8/2026) di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh.
Adapun 17 pejabat yang dilantik yakni Ns. Yen Merry, S.Kep. sebagai Kepala Seksi Penunjang Nonmedis RSUD Dr. Adnaan WD; Ns. Yulia, S.Kep. sebagai Kepala Seksi Diklat, Mutu dan Humas RSUD Dr. Adnaan WD; Liza Hanafiah, SKM., M.KM. sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian DPMPTSP.
Baca juga:Â Rotasi dan Mutasi, 13 Pejabat Pemkab Tanah Datar Kembali Dilantik
Jonaidi, A.Md. sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Payakumbuh Utara; Leni Marlina, SP. sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Komunikasi dan Informatika; serta Gustina, SH. sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Satpol PP dan Damkar.
Selanjutnya, Indra Suseno, SE.Akt., M.M. sebagai Kepala Subbagian Keuangan RSUD Dr. Adnaan WD; Zaim Akmal, S.Sos. sebagai Lurah Kapalo Koto Ampangan; dr. Defrizal Indra sebagai Kepala Seksi Penunjang Medis RSUD Dr. Adnaan WD; serta delapan kepala sekolah dasar.
Pelantikan ini dihadiri Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Asisten III Ifon Satria Chan, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
“Pelantikan ini merupakan bagian dari pembinaan aparatur sipil negara untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Zulmaeta.
Zulmaeta meminta seluruh pejabat yang baru dilantik memahami tugas dan kewenangan masing-masing, memperkuat koordinasi, serta menjalankan amanah jabatan dengan mengedepankan integritas dan kepentingan masyarakat.
“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat melayani. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas sesuai ketentuan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Zulmaeta.
Pada sektor pendidikan, Zulmaeta menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di Kota Payakumbuh tidak terlepas dari kualitas kepemimpinan pada setiap satuan pendidikan.
Ia meminta kepala sekolah mampu menghadirkan inovasi, membangun tata kelola sekolah yang transparan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.
Sementara itu, di bidang kesehatan, Zulmaeta menilai penempatan sejumlah pejabat pada RSUD Dr. Adnaan WD menjadi bagian penting dalam memperkuat organisasi, pengawasan, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“RSUD merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. Karena itu, kualitas kepemimpinan dan sistem pengawasannya harus terus diperkuat agar masyarakat memperoleh pelayanan terbaik,” kata Zulmaeta.
Ia meminta pejabat yang bertugas di RSUD terus meningkatkan mutu pelayanan, memperkuat pengawasan internal, serta memastikan setiap pasien memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, ramah, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Jadikan empati sebagai dasar dalam setiap pelayanan, karena di balik setiap pasien ada keluarga yang menaruh harapan besar kepada kita,” ujar Zulmaeta.
Selain bidang pendidikan dan kesehatan, pejabat yang dilantik juga ditempatkan pada sejumlah perangkat daerah dan unit pelayanan pemerintahan, antara lain Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kecamatan Payakumbuh Utara, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, serta kelurahan.
“Setiap jabatan memiliki fungsi dan tanggung jawab yang berbeda, tetapi semuanya bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan pemerintahan berjalan dengan baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang berkualitas,” katanya.
Wali Kota meminta seluruh pejabat memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, meningkatkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Menurutnya, kemampuan beradaptasi diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik semakin efektif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Koordinasi, kompetensi, integritas, dan kemampuan beradaptasi sangat penting dalam menjalankan tugas pemerintahan saat ini. Saya berharap amanah ini dijalankan dengan sungguh-sungguh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zulmaeta. (*)
Baca juga:Â Mutasi Bergulir, Jabatan Camat Pariaman Selatan Diserahterimakan



Facebook Comments