Faldo Maldini, Gagal Calon Gubernur Maju Sebagai Cabup Pesisir Selatan

Faldo Maldini, Gagal Calon Gubernur Maju Sebagai Cabup Pesisir Selatan
Faldo Maldini. foto : CNN
Faldo Maldini, mendaftarkan diri ke Partai Demokrat untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini mengatakan PSI sebagai partai yang menaunginya tidak bisa mengusung calon kepala daerah di Wilayah Pesisir Selatan.

“Saya mendaftar ke Partai Demokrat untuk pencalonan di Pilkada Pesisir Selatan,” ujar Faldo dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (26/12/2019).

Faldo mengungkapkan, PSI tidak memiliki kursi di Pesisir Selatan. Ia juga menyebut bahwa tidak ada satu pun parpol yang bisa mencalonkan kandidatnya di Pilkada Pesisir Selatan tanpa berkoalisi dengan parpol lain.

“Ketua Partai Demokrat Sumbar mendaftar juga ke Partai Gerindra. Ketua PAN Sumbar mendaftar juga di Nasdem. Ketua Gerindra Sumbar mendaftar di Partai Golkar,” ujar Faldo.

Mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan bahwa ia harus mengikuti mekanisme pencalonan. Dia pun mengakui bahwa dirinya memang sedang berusaha untuk dapat mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah.

Faldo juga dengan tegas menyampaikan bahwa ia tak ambil pusing soal pihak-pihak yang menyindir dirinya haus kekuasaan dan menudingnya loncat partai demi bisa berkuasa.

“Saya jalan dengan apa yang saya yakini. Yang sinis banyak, yang dukung juga banyak. Yang jelas, kalau saya tidak berhasil, ya pengalamannya bisa jadi bahan diskusi kita kalau ngopi-ngopi,” jelas Faldo.

“Jadi pelajaran bersama. Kalau saya berhasil masuk, jangan ditinggal sendirian. Jangan biarkan juga saya tarung sendirian,” imbuhnya.

Faldo kini memastikan bahwa dirinya hanya akan mengikuti semua prosedur dan juga tahapan yang diperlukan untuk maju dalam Pemilihan Bupati Pesisir Selatan 2020. Dia pun mengungkapkan bahwa Pesisir Selatan merupakan kampung halaman tempat ia belajar sebelum merantau ke Jakarta.

BACA JUGA  Gubernur Sumbar : Peringati HUT RI ke-75, Kibarkan Bendera Merah Putih Sebulan Penuh.

Sebelumnya, Faldo bersama PSI sempat menggugat batas syarat minimal usia pendaftaran calon kepala daerah ke Mahkamah Konstitusi (MK). Diketahui, ketentuan yang digugat dalam perkara ini adalah Pasal 7 ayat 2 huruf e UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2019 tentang batas usia pendaftaran.

Dalam ketentuan tersebut, dinyatakan bahwa Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur minimal berusia 30 tahun. Sayangnya, gugatan Faldo tersebut ditolak lantaran dinilai tidak beralasan menurut hukum.

sumber : IndekNews

Baca Juga :

Balon Bupati Solok, Bola Liar di Lapangan Licin

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaKijang Betina Masuk Pekarangan Rumah Warga di Bayur Kab. Agam
Artikel berikutnyaKemenag Bukittinggi Dikunjungi Kemenag Tapanuli Selatan