Gubernur Sumbar Janjikan 250 Juta Untuk Juara 1 MTQN 28

SuhaNews. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menjanjikan 250 juta untuk setiap Qori dan Qoriah yang meraih juara 1 pada MTQ Nasional ke 28 di Sumatera Barat.
Hal ini diungkapkan Etika, official sekaligus pelatih Kafilah Sumbar cabang Kaligrafi saat mendampingi kafilahnya tampil, Kamis (19/11) siang di GOR UNP.

Untuk Kaligrafi sendiri, Kafilah Sumbar menempatkan 6 dutanya di babak final. Diantaranya, cabang dekorasi putri Nofri Deswita berhasil menduduki posisi I.

Untuk cabang naskah putra Rivi  Pratama posisi 2 dan cabang naskah putri Mita Agusni Elfia posisi 3. Cabang kontemporer putera Akmal Muharto posisi 2, sedangkan cabang kontemporer putri Yelfika Mira posisi 2.

Sementara dua lainnya, berada diposisi 4 atas nama Rafiki Yandra cabang Dekorasi putera. Yufil Aulia Adyansyah diposisi ke 5 untuk cabang hiasan mushaf putera.

“Mudah-mudahan kafilah kita yang telah berjuang di dalam perlombaan, bisa memboyong para juara di cabang ini, ” harap pemilik rumah kaligrafi Darl El Qalam ini.

Ia mengatakan,  Kaligrafi salah satu cabang lomba yang diandalkan untuk meraih juara dan sejak awal sudah prediksi ke delapan peserta ini bisa tembus 6 besar.

Namun ternyata di babak penyisihan mereka tampil aman tanpa ada salah jali, dan maju ke final. “Ini luar biasa membanggakan,” katanya lagi.

Ketika ditanya soal harapan mendapat posisi juara 1, perempuan asal Ampek Angkek Kabupaten Agam ini mengaku tak ingin muluk muluk.

“Kalau keenam peserta ini aman semua, insyaallah mereka  bisa meraih juara I, karena sudah bagus bagus semuanya,” terang perempuan bernama lengkap Etika Vestia tersebut.

Namun demikian, kalau sudah ada kesalahan penulisan titik atau tanda harkat misalnya, tentu saja harapan juara I sudah pupus, imbuhnya.

Optimisme itu mengingat peserta utusan Sumbar telah terlatih dan dibina dengan baik selama dua tahun kebelakang oleh pihak LPTQ. Mereka juga telah  mengikuti pelatihan khusus kaligrafi.

Makanya, kafilah Sumbar cabang lomba kaligrafi mengikuti semua kategori yang dilombakan. Empat kategori  yang dilombakan itu Naskah, dekorasi, hiasan mushaf dan kontemporer.

“Yang belum beruntung lolos ke final cuma 2, yakni golongan hiasan mushaf putera dan golongan dekorasi putera, ini pun di posisi yang cukup bagus 4 dan 5,” jelas dosen STAIDA Payakumbuh.

Ia mengharapkan seluruh peserta jauh lebih teliti dan tenang dalam menyelesaikan karyanya di babak final tersebut.

Sehingga nama harum Sumbar di ajang  dua tahunan ini terukir dalam sejarah kaligrafi nantinya,” ujar mahasiswi program doktor ini. Rel | Moentjak

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...