Gunung Kerinci Erupsi, Masyarakat Jangan Panik, Tetapi Tetap Waspada

masy
SuhaNews – Gunung Kerinci yang terletak di perbatasan tiga provinsi, yaitu Sumatra Barat (Sumbar), Jambi dan Bengkulu mengalami erupsi, Sabtu (17/10/20) sekitar pukul 04.00 WIB.

Akibat erupsi Gunung Gunung Kerinci tersebut ada semburan abu vulkanik setinggi 800 meter dari kawah. Adanya erupsi gunung tersebut dibenarkan Satuan Pemantau Gunung Kerinci, Danuri.

“Ya, benar sebagai informasi erupsi Gunung Kerinci terjadi sekitar pukul 04.00 WIB sore,” ujar Danuri, Senin (19/10/20).

Dijelaskan Danuri, kejadian erupsi Gunung Kerinci telah dilaporkan ke pusat. Terkait adanya erupsi Gunung tersebut, Danuri mengimbau agar masyarakat di sekitar lokasi tidak panik.

“Diharapkan masyarakat tidak panik, namun harus tetap waspada saat beraktivitas di Kawasan Rawan Bencana (KRB) I dan II,” himbau dia.

masyErupsi Gunung Kerinci itu, kata Danuri sudah sering terjadi dan masyarakat sekitar menganggap hal biasa.

“Kondisi sudah aman, Itu sudah sering terjadi. Masyarakat sekitar tidak kaget lagi ya,” papar dia.

Di Sumbar, kawasan yang paling dekat dengan Gunung Kerinci adalah Kabupaten Solok Selatan (Solsel). Gunung Kerinci adalah gunung tertinggi di Pulau Sumatera, dengan ketinggian 3.805 Mdpl.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Magma Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Kerinci saat ini berada pada level II atau waspada.

Dalam laporan tersebut, masyarakat di sekitar gunung dan wisatawan direkomendasikan untuk tidak mendaki kawah yang ada di puncak gunung di dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Magma Indonesia juga merekomendasikan agar jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari, karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

Sumber: indeksnews.com

Baca juga:

Facebook Comments

loading...