Harumnya Kuini Muaro Paneh di Kelok Sawah Tapi

Kuini asal Muaro Paneh yang banyak dijual di Kelok Sawah Tapi Koto Baru Solok

Kuini, buah-buahan beraroma khas dari keluarga Mangga kini tengah membanjiri Solok sekitarnya. Penjual dengan lapak kaki lima menawarkan dengn harga mulai dari lima ribu per kilogramnya.

Setelah musim Durian mulai berakhir di Solok sekitarnya sejak pertengahan November lalu, kini digantikan oleh Kuini yang datang dari Muaro Paneh kecamatan Bukit Sundi. Pedagang membangun lapak sederhana di beberapa lokasi sepanjang jalan Solok – Padang. Diantaranya sekiatar kampus UMMY eks Kantor Bupati Solok di Koto Baru dan sekitar kelok Sawah Tapi dekat kantor Camat Kubung.

Selain itu para penjual juga banyak dipinggir jalan Koto Baru Muaro Paneh, mulai dari daerah Guak Bulek yang merupakan perbatasan Koto Baru dengan Muaro Paneh sampai sekitar kawasan Kampung Dilam jorong Balai Pinang.

Eti (35) salah satu pedagang Kuini di kelok Sawah Tapi mengatakan kalau dagangannya datang dari Muaro Paneh. Muaro Paneh saat ini tengah musim Kuini, selain dijual dipinggir jalan seperti ini, ada juga yang dibawa keluar daerah.

Ia menambahkan, yang dijual keluar daerah umumnya “diparam” dan dibawa saat muda. Sedangkan yang dijual oleh pedagang disekitar Koto Baru dan Muaro Paneh ini sebagian masak di Batang.

“Kuini masak di Batang dengan masak diparam berbeda rasanya. Lebih harum dan manis Kuini masak di Batang,” sebut Eti.

Mari menikmati harum dan Manisnya Kuini Muaro Paneh yang tengah musim saat ini. Salah satu seni makan Kuini adalah adanya Tambiluak atau Badakan pada buah yang manis. Namun itu tak kurangi selera penyukanya karena memang itulah seninya Makan Kuini. Moentjak

 

Facebook Comments

loading...