Hati-Hati IMEI Ponsel Anda Dibajak, Kenali Cirinya

anda
SuhaNews,– Hati-hati dengan ponsel anda. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membajak ponsel seseorang. Diketahui, sebagian besar ponsel memiliki kartu SIM dengan nomor IMEI yang dilindungi oleh kode rahasia yang mencegah intersepsi over-the-air.
Tetapi jika seseorang dapat mengeluarkan kartu SIM dan menempatkannya di SIM reader selama beberapa menit, mereka dapat menyalin semua kredensial pengenalnya untuk dimuat ke SIM kosong.

Ponsel bisa dibilang adalah ‘sahabat’ bagi siapa saja. Foto yang kamu simpan, chatting, sampai banking semua ada di dalam smartphone. Lalu bagaimana jika ponsel yang kamu miliki dikloning orang lain?

Setidaknya kamu bisa mewaspadai ciri-ciri berikut untuk mengetahui apakah ponselmu telah dikloning oleh seseorang, dikutip dari Techlicious.

1. Ada pesan tidak terduga yang meminta kamu restart device
Ini adalah tanda pertama bahwa ponsel atau SIM akan dibajak orang tak bertanggung jawab. Dengan restart, perangkat memberikan celah bagi penjahat untuk memulai proses cloning.

2. Pesan atau ponsel yang tidak dikenali
Dan semua biaya ditanggungkan pada kamu. Tanda lain yang semakin jelas yakni ada jejak telepon dengan nomor internasional yang tidak pernah kamu lakukan.

3. Atau tidak ada pesan atau telepon sama sekali
Ketika seseorang sudah mengontrol perangkat kamu, dia bisa juga membuat telepon dan pesan singkat berlabuh pada ponsel kloningannya sehingga kamu tidak lagi menerima telepon atau SMS sama sekali.

4. Lokasi perangkat berbeda pada Find My Device
Dengan memakai Find My Device, kamu bisa mengetahui di mana perangkat kamu berada. Jika ponsel berada di lokasi yang bahkan tidak pernah kamu kunjungi, ini adalah tanda yang harus diwaspadai.

Bisakah kamu mencegah ponsel dikloning orang lain? Bisa, cara termudah adalah dengan memperlakukan nomor IMEI, ESN, atau MEID ponsel seperti kata sandi lainnya. Jangan pernah mengirimkannya kepada siapa pun atau memberikannya ke situs web apa pun yang tidak bisa dipercayai.

Waspadai setiap pesan atau izin yang muncul di ponsel (terkadang pop-up begitu saja) dan perhatikan opsi yang ada. Apakah pesan tersebut berisi izin untuk mengirim suatu kode atau hal mencurigakan lainnya? Ingat, jangan asal klik.

Terakhir pastikan selalu menggunakan internet secara aman, jangan asal memencet link yang tidak kamu yakini betul aman atau tidak. Jangan sembarangan memberikan ponsel kepada orang lain.

Sumber: harianhaluan. com 

Baca juga :

Facebook Comments

loading...