Ikuti Yudisium, Bupati Solok Berikan Dukungan pada Guru Penggerak

Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar melakukan Yudisium dan Pengukuhan Guru Penggerak Angkatan IV Kabupaten Solok, Sabtu, 28 Januari 2023 di  Gedung Solok Nan Indah, Arosuka.

Yudisium Guru Penggerak ini juga di hadiri oleh Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumatra Barat Sri Yulianti, M. Pd., Koordinator Pengajar Praktik, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sumatera Barat Israr, A. S. Pd., Sekretaris Dinas Pendidikan Kab Solok Anthony Saliza, SE, M. Ec. Dev., Pengawas TK, SD, SMP, SMA, SMK Se Kabupaten Solok, Kepala Sekoah, Pengajar Praktik Angkaran IV, Guru Penggerak,  dan tamu undangan lainnya.

Baca juga: 91 Calon Guru Penggerak Tanah Datar Ikuti Lokakarya

“Guru Penggerak Angkatan IV ini telah dilatih sejak 14 oktober 2021 s/d 26 November 2022,” ujar Koordinator Pengajar Praktik Angkatan IV Kabupaten Solok Fitri Kasmori, S. Sos, MM.

Guru Penggerak yang mengikuti yudisium atau pengukuhan berjumlah 57 orang yang terdiri dari 6 orang guru SMA, 2 orang Guru SMK, 6 orang guru SMP, 41 orang Guru SD, dan 2 orang Guru TK.

“Para Guru Penggerak ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam peningkatan mutu sekolah di Kabupaten Solok,” ujar Fitri Kasmori.

Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sumbar Sri Yulianti mengcapkan terima kasih kepada Bupati Solok yang telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga yudisium ini bisa terlaksanan dengan  baik dan lancar.

“Guru Penggerak ini sudah dilatih selama kurang lebih 1 tahun dan merupakan aset bagi Kabupaten Solok yang akan membangun pendidikan di Kabupaten Solok,” ujar Sri Yulianti.

Guru Penggerak ini, jelas Sri Yulianti, diharapkan bisa memberikan aksi nyata dalam membangun pendidikan di Kabupaten Solok. Karena itu tunjukkan bahwa kita layak menjadi Guru Penggerak.

BACA JUGA  Pengurus Badan Pengelola Islamic Center Dikukuhkan Walikota Padang Panjang

Bupati Solok Epyardi Asda Dt. Sutan Majo Lelo berharap Guru Penggerak bukan hanya sebuah label tetapi merupakan sebuah terobosan yang dilakukan oleh Kemendikbudristek dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

“Saya mendukung penuh inovasi dan program dari kementrian terutama Program Guru Penggerak ini,” ujar  Epyardi Asda.

yudisiumGuru penggerak ini merupakan cikal bakal dalam mengorbitkan pendidikan di Kabupaten Solok dalam rangka mambangkik batang tarandam menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat.

“Dalam waktu 2 tahun memimpin Kabupaten Solok, kita mendapatkan penghargaan dari ombudsman dalam penilaian pelayanan publik dari nilai terendah menjadi prediket terbaik di Sumatera Barat,” ujar Epyardi Asda.

“Mari bersama-sama membangun Kabupaten Solok. Di bawah kepemimpinan saya, Guru Penggerak ini akan menjadi kepala sekolah sesuai dengan penilaian kompentensi dan kinerja serta peraturan yang berlaku,” ujar Epyardi Asda. (Wewe)

Facebook Comments

Google News