Jasa Medis Pegawai RSUD Lubuk Basung 5 Bulan Belum Dibayar

Jasa Medis Pegawai RSUD Lubuk Basung 5 Bulan Belum Dibayar
SuhaNews, – Berdasarkan informasi beberapa pegawai TSUD Lubuk Basung  yang datang ke kantor Dpw Lsm Garuda NI Sumbar tidak mau disebutkan namanya sudah memasuki masa 5 bulan per Juni 2020 “JM” belum dibayarkan. Rabu (24/6/20) lalu.

Mereka pegawai rumah sakit tersebut, sudah tidak tahu harus mengadukan kemana lagi terkait uang jerih payah mereka itu.

Salah seorang pegawai RSUD juga minta tidak menyebutkan namanya mengatakan kondisi saat ini tentang pembayaran Jasa medis lebih parah dari masa-masa pimpinan RSUD sebelumnya.

Yang  jadi pertanyaan “JM” bulan Januari dan Februari 2020 telah di bayarkan sedangkan JM bulan Desember 2019 belum juga di bayarkan ada apa bulan Desember?  Informasi dari klem bpjs Desember sudah terealisasi. “Ucapnya.

Juga bulan, Maret, April, Mei, dan Juni memasuki bulan ke 5 masih belum terlihat tanda-tanda akan di bayarkan. Apakah hal ini  kesalahan pihak manajemen RSUD yang tidak profesional. “Pungkasnya.

Lanjutnya dilihat dengan kasat mata  saat ini pembangunan gedung rumah sakit semakin megah.Apakah memang lebih penting fasilitas di megahkan sementara kesejahteraan pegawai ter-abaikan. Ujarnya lagi.

Lebih lanjut disampaikannya Kalau benar adanya tenaga manajemen RSUD tidak profesional di minta pada pimpinan RSUD segera mengganti petugas dengan yang lebih profesional.

Dengan bertele-telenya pembayaran JM tetap akan berdampak terhadap pelayanan di RSUD. Secara pribadi semoga hal yang melemahkan pada pelayanan tidak terjadi. “Imbuhnya.

Ditambahkannya, semenjak RSUD menjadi BLUD manajemen rumah sakit seperti tidak terusik oleh Pemerintah daerah Kabupaten Agam. RSUD berbuat seenaknya tanpa ada interfensi dari manapun.

Dirut RSUD  Dr  Syahrizal Antoni SY.MPH ketika konfirmasi mengatakan  dan membantah isu yang beredar yang di bayarkan hanya Januari saja.  Yang benarnya Januari dan Februari sudah saya bayarkan. JM khusus Desember 2019 masih menunggu verfikasi Insfektorat Kabupaten Agam. “Paparnya dirut.

BACA JUGA  MA Kauman Padang Panjang Ajak Santri Taddabur Alam ke Batu Limo

Sebenarnya dengan mencuatnya informasi ini ke publik saya merasa malu. Tidak ada niat sedikitpun untuk tidak membayarkannya. Kalau administrasi sudah selesai, segera akan saya bayarkan. Saat ini kita masih menunggu verifikasi insfektorat. “Tegasnya Kamis (25/6/2020) sekitar pukul 15:35 Wib.

Bj Rahmad ketua  Lsm Dpw Sumbar  mengatakan Apabila Benar-benar belum dibayarkan, manajemen rumah sakit RSUD Lubuk Basung tidak punya Alasan untuk tidak membayarkan jasa medis pegawai tersebut, tetapi apabila RSUD Diatur oleh Peraturan dan Hukum maka manajemen RSUD Diminta untuk bisa memperjelas kepada tenaga Medis tersebut agar tidak menimbulkan Polemik Buruk terhadap RSUD. “Katanya Bj Rahman.

Editor : Lim Sumber : sergap. co.Id

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaSudah Juara, Liverpool Buru Rekor Klub dan Individu
Artikel berikutnyaPerhatikan Pariwisata, Penggiat Berharap Kepada Gubernur Terpilih