Bukittinggi, SuhaNews | Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-42 Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Tahun 2027, Pemerintah Kota Bukittinggi menerima kunjungan studi dan sharing informasi dari Pemerintah Daerah bersama Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan. Pertemuan berlangsung di Aula Lantai III Balaikota Bukittinggi, Jumat (12/06/2026), sebagai bagian dari upaya pemantapan persiapan daerah tuan rumah MTQ mendatang.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, H. Ibnu Asis, didampingi Sekretaris Daerah Rismal Hadi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H. Efriadi, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat beserta jajaran.
Turut membersamai Pemerintah Kota Bukittinggi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, hadir bersama Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam H. Zulfikar dan Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Zulfabriandi.
Dalam kesempatan tersebut, Kemenag Kota Bukittinggi memberikan sejumlah pandangan strategis terkait kesiapan pelaksanaan MTQ yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Pesisir Selatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, menegaskan bahwa terdapat dua aspek utama yang harus dipersiapkan secara matang demi kesuksesan penyelenggaraan MTQ, yakni persiapan pelaksanaan dan persiapan kafilah. “Dua hal ini menjadi faktor penentu sukses atau tidaknya pelaksanaan MTQ. Persiapan teknis penyelenggaraan harus berjalan maksimal, bersamaan dengan pembinaan kafilah agar mampu tampil optimal dan berprestasi,” ujar H. Irwan.
Menurutnya, persiapan matang akan mengantarkan penyelenggara pada tiga pilar kesuksesan MTQ. “Pertama, sukses pelaksanaan. Artinya kegiatan berlangsung tertib, aman, lancar, sesuai jadwal tanpa kendala berarti. Ini mencakup kesiapan fasilitas, dewan hakim, hingga pelayanan bagi seluruh kafilah sejak kedatangan sampai penutupan,” jelasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sukses prestasi sebagai target yang harus dicapai tuan rumah maupun peserta. “Kedua, sukses prestasi, yaitu mampu meraih target juara serta melahirkan qori-qoriah dan hafiz-hafizah terbaik yang mampu mengharumkan daerah,” tambahnya.
Tidak kalah penting, lanjut H. Irwan, adalah sukses syiar MTQ sebagai misi besar membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. “Ketiga adalah sukses syiar MTQ. Momentum ini harus benar-benar menjadi media dakwah untuk meningkatkan semangat membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Qur’ani sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Di akhir pertemuan, H. Irwan menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus mendukung dan menyukseskan pelaksanaan MTQ sebagai agenda rutin dua tahunan yang sarat nilai keagamaan dan pembinaan generasi Qur’ani. “Kita berharap sharing informasi hari ini memberi manfaat besar dalam mempersiapkan kegiatan nantinya, sehingga perhelatan MTQ Tahun 2027 dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti,” pungkasnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama, sekaligus berbagi pengalaman serta strategi guna menghadirkan pelaksanaan MTQ yang sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses syiar di Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2027 mendatang. (*/Syafrial)
Berita Terkait :
- Kafilah Bukittinggi Berhasil Perbaiki Peringkat Pada MTQN ke 41 Sumbar
- MTQN ke-41 Sumbar Sukses, Tuan Rumah Bukittinggi Duduki Peringkat III
- 29 Kafilah Kota Bukittinggi Lolos ke Final MTQN ke-41 Tingkat Sumbar
- Mantan Menteri Agama Said Agil Husin Apresiasi Venue MTQN 41 Sumbar
- Cabang MFQ Putri Bukittinggi Lolos ke Babak Final MTQN Sumbar ke 41
- Hari Kedua Pelaksanaan Lomba KTIH di Venue MAN 2 Bukittinggi
- MTQN 41 Sumbar, MAN 2 kota Bukittinggi Dikunjungi Para Tokoh
- Dewan Hakim Buka KTIQ : Saatnya Wahyu dan Akal Berpadu
- 23 Kafilah Bukittinggi Tampil di Hari Pertama Lomba MTQN Sumbar ke 41



Facebook Comments